Polisi Mengembangkan Kasus Penemuan Jasad Bayi di Bunisari-Cianjur
📅 Kamis, 06 Mar 2025, 19:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
CIANJUR– Kepolisian Resort Cianjur, Jawa Barat, mengembangkan kasus penemuan jasad bayi laki-laki yang menggegerkan warga Kampung Cicurug, Desa Bunisari, Kecamatan Warungkondang, Kamis (6/3).
Kapolsek Warungkondang Kompol Usep Nurdin di Cianjur Kamis, mengatakan penemuan jasad bayi laki-laki terbungkus jas hujan warna kuning tergeletak di pinggir rumah warga pertama kali oleh saksi warga sekitar Ela Nurlela (43).
"Saksi melihat ada bayi lak-laki terbungkus jas hujan tergeletak di pinggir rumah warga, setelah yakin dengan apa yang dilihat, saksi melaporkan ke warga sekitar dan ketua RT setempat," katanya.
Petugas yang mendapat laporan langsung meluncur ke lokasi dan mendapati jasad bayi yang diperkirakan baru berusia sekitar 5 jam, karena tali pusar masih menggantung dan berdarah. Selanjutnya jasad bayi di bawa ke puskesmas untuk pemeriksaan.
Petugas masih melakukan koordinasi dengan instansi terkait, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap orang tua pembuang bayi dengan meminta keterangan sejumlah saksi termasuk warga sekitar yang sempat melihat gerak-gerik mencurigakan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami masih mengembangkan kasusnya guna mengungkap orang tua yang tega membuang bayi, kami sudah meminta keterangan saksi dan dugaan sementara pelaku dari luar kampung sengaja membuang bayi di pinggir rumah warga untuk menghilangkan jejak," katanya.
Sementara keterangan saksi yang pertama kali menemukan jasad bayi, Ela Nurlela mengatakan dirinya sempat mengira jasad itu sebuah boneka, namun setelah jas hujan dibuka dia mendapati jasad bayi manusia.
"Saya langsung berlari ke rumah RT untuk memberitahukan kalau ada jasad bayi terbungkus jas hujan di samping rumah Kakah Emin, warga yang mendapat kabar berhamburan ke lokasi dan selanjutnya kami melapor ke polisi," kata Ela.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menduga bayi tersebut sengaja dibuang orang tuanya dari luar kampung untuk menghilangkan jejak karena sejak beberapa bulan terakhir tidak ada warga sekitar yang sedang hamil.
"Saya yakin dari luar karena warga kampung tidak ada yang sedang hamil," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!