Disdikpora Cianjur larang siswa SD dan SMP bawa ponsel ke sekolah

Rabu, 05 Mar 2025, 16:30 WIB

Cianjur -- Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melarang siswa SD dan SMP membawa telepon genggam ke sekolah guna meningkatkan konsentrasi siswa saat menjalani proses belajar mengajar serta menekan aksi perundungan terhadap siswa.

Kepala Disdikpora Kabupaten Cianjur Ruhli Solehudin di Cianjur, Rabu, mengatakan surat edaran terkait larangan tersebut sudah disampaikan ke seluruh sekolah tingkat SD dan SMP, sehingga saat ditemukan ada siswa yang membawa ponsel harus disimpan oleh wali kelas.

Ket. Foto: Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Ruhli Solehudin. — Sumber: ANTARA/Ahmad Fikri

"Instruksi Bupati Cianjur dr Wahyu kami tindak lanjut dengan surat edaran yang harus dipatuhi seluruh SD dan SMP di Cianjur, ketika ada siswa yang membawa ponsel akan diamankan wali kelas sampai jam pulang sekolah," katanya.

Sedangkan untuk melakukan koordinasi dengan orang tua siswa, pihak sekolah atau wali kelas akan membuat grup WhatsApp guna memudahkan kordinasi termasuk laporan perkembangan anak didik selama berada di sekolah atau di lingkungan tempat tinggal.

Pihaknya berharap larangan membawa ponsel ke sekolah dapat meningkatkan berbagai prestasi dan konsentrasi siswa saat menjalani proses belajar mengajar, termasuk menekan terjadinya kasus perundungan serta aksi tercela lainnya.

“Termasuk larangan membawa sepeda motor bagi siswa SD dan SMP karena belum cukup umur dan dapat membahayakan dirinya masing-masing, kami berharap pihak sekolah menerapkan larangan tersebut,” katanya.

Seperti diberitakan Bupati Cianjur dr Wahyu mengeluarkan larangan bagi siswa SD dan SMP di Cianjur membawa ponsel ke sekolah guna meningkatkan konsentrasi siswa selama berada di lingkungan sekolah dan fokus menjalani proses belajar mengajar.

Bahkan selama ini banyak tindak perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah dengan cepat tersebar dari ponsel dan media sosial yang digunakan siswa, sehingga larangan tersebut wajib dipatuhi pihak sekolah.

“Larangan membawa ponsel bagi siswa di Cianjur menjadi langkah penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, nyaman dan ramah, sehingga tidak ada siswa main game atau membuka aplikasi yang dapat mengganggu fokus belajar," katanya.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.