Sido Muncul Raih Dua Penghargaan Bergengsi, Proper Emas dan Green Leadership Utama, untuk Lingkungan
Rabu, 26 Feb 2025, 13:30 WIBJAKARTA â PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (Sido Muncul) kembali meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Penghargaan ini adalah yang kelima kalinya diraih oleh perusahaan ini secara berturut-turut. Selain itu, Direktur Sido Muncul, Irwan Hidayat, juga mendapatkan penghargaan Green Leadership Utama, yang merupakan penghargaan untuk pemimpin perusahaan yang berhasil menerapkan kebijakan lingkungan luar biasa.
Irwan Hidayat menyampaikan bahwa Proper Emas yang diraih merupakan hasil komitmen Sido Muncul untuk menjaga kelestarian lingkungan. âKami merasa bangga dapat menerima penghargaan Proper Emas untuk kelima kalinya. Ini menunjukkan keseriusan kami dalam berkontribusi menjaga lingkungan,â kata Irwan Hidayat saat menghadiri acara Anugerah Lingkungan Proper 2024 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (24/2).
Penghargaan ini juga didasari oleh sejumlah inovasi yang dilakukan Sido Muncul untuk menjaga kelestarian lingkungan, seperti upaya pengelolaan eceng gondok di Rawa Pening, Jawa Tengah.
Menurutnya, perusahaan sedang berupaya mengurangi populasi eceng gondok dan mengubahnya menjadi bahan bakar baru yang ramah lingkungan. âKami sedang berusaha untuk mengatasi masalah eceng gondok di Rawa Pening dan menjadikannya sumber energi baru,â ungkap Irwan.
Selain itu, Sido Muncul juga berhasil melakukan efisiensi energi dengan mengurangi penggunaan Bioetanol sebanyak 12,9 ton dan berhasil melestarikan 16 ekor elang di Agrowisata Sido Muncul.
Di sisi lain, perusahaan ini juga berupaya menghemat air dengan menggunakan teknologi canggih dalam proses produksi, termasuk dalam proses cleaning in place untuk menghemat 3 m3 air bersih pada produk Tolak Angin Cair.
Sido Muncul juga berfokus pada penggunaan energi terbarukan, seperti solar panel dan pemanfaatan limbah pabrik untuk pembakaran yang menghasilkan energi biomassa. âKami hampir 100 persen menggunakan energi baru terbarukan dan mengelola sampah secara mandiri tanpa membebani pemerintah,â tambah Irwan.
Pengelolaan sampah yang dilakukan Sido Muncul melibatkan penggunaan limbah jamu untuk diolah kembali menjadi pupuk organik.
Pemberdayaan Masyarakat
Manajer Lingkungan Sido Muncul, Amri Cahyono, menyatakan bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga turut memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat sekitar pabrik.
Sido Muncul bekerja sama dengan masyarakat untuk program-program pemberdayaan, seperti kelompok petani alpukat dan sapi perah.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLH), Hanif Faisol Nurofiq, mengapresiasi langkah-langkah yang diambil Sido Muncul.
Menurutnya, perusahaan ini menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya terkait dengan pengelolaan air dan inovasi di Rawa Pening. âSido Muncul memiliki keseriusan dalam mengelola lingkungan, dan Green Leadership Utama ini pantas diterima oleh Irwan Hidayat,â katanya.
Ketua Dewan Pertimbangan Proper, Sudharto P Hadi menilai bahwa penghargaan Proper Emas menunjukkan komitmen perusahaan dalam memperhatikan lingkungan dengan mengelola sampah, mengurangi emisi, serta meningkatkan efisiensi energi.
Proper Emas juga mencerminkan perusahaan yang memiliki inovasi dalam pengelolaan lingkungan dari hulu hingga hilir.
Proper Emas merupakan bentuk dari keseriusan perusahaan dalam mencapai standar tinggi dalam pengelolaan lingkungan.
Ia juga mengungkapkan bahwa ada peningkatan kesadaran perusahaan untuk berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan, yang tercermin dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dengan penghargaan ini, Sido Muncul semakin memantapkan posisinya sebagai perusahaan yang tidak hanya peduli terhadap kesehatan manusia tetapi juga terhadap keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang.
- Kementerian Lingkungan Hidup
- PT Sido Muncul Tbk
- Penghargaan Proper Emas
Redaktur: Sriyono
Penulis: Henri pelupessy
Berita Terkait:
-
Dirut Bank Banten: Media Punya Peran Penting Bangun Kepercayaan Publik
-
Picu Kerusakan DAS hingga akibatkan Banjir, Kementerian Lingkungan Hidup Minta Pemkab Bogor Cabut Persetujuan Lingkungan 8 Usaha di Puncak
-
Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan, KPK Periksa Peran Bupati Pati Sudewo
-
Mudik Gratis Kejagung 2026: 15 Bus Meluncur ke Jalur Favorit Jawa dan Lampung
-
Lindungi Pusat Keanekaragaman Hayati Dunia, Menteri LH Tindak Tegas Tambang Nikel di Raja Ampat
-
Aneh, Raja Ampat Rumah bagi 75% Spesies Karang Dunia dan Ribuan Spesies Endemik tapi kok ada Tambang ?
-
Laporan Jobstreet by SEEK: Indonesia Jadi Negara Pekerja Paling Bahagia di Asia Pasifik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.