KWI Anugerahi “Sehati Seperjalanan” Pemuda Lintas Agama
📅 Rabu, 26 Feb 2025, 13:45 WIB | Oleh: Henri pelupessyRomo Budi menyatakan bahagia saat mereka dengan sukacita dan penuh kehangatan menerimanya saat bersilaturahmi kepada mereka bersama dengan Ketum Pemuda Katolik, Asat Gusma dan para pengurus lainnya.
Dari situ, Romo Budi kian mengenal mereka sebagai para Pemuda Lintas Agama yang kreatif dan inklusif.
Langkah awal Deklarasi Jakarta – Vatikan ditindaklanjuti dengan beberapa kegiatan secara bersama-sama sebagai perwujudan deklrasi tersebut.
Mereka juga melakukan kunjungan silaturahmi jelang Natal ke Gereja Kristen Jawa Minomartani dan Gereja Katolik St Petrus danPaulus Minomartani, Sleman, Yogyakarta pada 20 Desember 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam rangka ekologi, mereka melakukan penanaman pohon di Nawang Jagad, Kaliurang di Sleman Yogyakarta.
Terakhir, para Sahabat GP Ansor berkunjung ke Pertapaan Katolik Rawaseneng, untuk belajar mengelola peternakan dan pengolahan susu segar dalam upaya mengembangkan kesejahteraan.
Romo Budi yang juga seorang Doktor Ilmu Lingkungan amat bangga membaca, melihat, dan mengalami upaya para Ketum Organisasi Pemuda Lintasagama dalam mengawal perjalanan hidup bersama sebagai warga bangsa Indonesia dan merawat Bumi rumah bersama.
Sebaiknya Anda baca juga:
Atas alasan tersebut, berinisiatif untuk memberikan Apresiasi Penghargaan “Sehati Seperjalanan” kepada mereka.
Dengan pemberian anugerah ini, Komisi HAK KWI ingin mengucapkan terima kasih dan ingin menjadi “Teman Sehati Seperjalanan” bagi para organisasi pemuda lintas agama.
Pemberian anugerah itu ditempatkan dalam Rapat Pleno Nasional Komisi HAK KWI yang dihadiri oleh Pengurus Kom HAK KWI serta Para Ketua dan Unsur Kom HAK Keuskupan seluruh Indonesia, yakni 38 Keuskupan secara teritorial pastoral plus 1 Keuskupan Kategorial TNI-Polri untuk menginspirasi para utusan agar melakukan sinergi di tempat masing-masing bersama para pemuda lintas agama dalam rangka dialog interreligius.
Pemberian anugerah tersebut dilakukan oleh Ketua Komisi HAK KWI, Mgr Christophorus Tri Harsono, yang dihadiri para mitra sekaligus saksi Deklarasi Jakarta-Vatikan yakni Romo Damianus Fadjar Tedjo Soekarno Pr (Keuskupan Malang),Herman Handoko (CEO PT Finansial Integrasi Teknologi/Pinjam Modal), dan Erben Noerman (COO PT Mitra Rukun Sejati) serta para Sahabat Mitra Kom HAK KWI dari berbagai daerah, juga Pengurus Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI); Asni Ovier Dengen Paluin (Ketua) dan Mercy Tirayoh (Wakil Ketua).
“Semoga momentum ini menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk menjadi Teman 'Sehati Seperjalanan' mewujudkan dialog dalam kebenaran dan Kasih bagi semua orang tanpa diskriminasi,” kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!