AWS Dorong Inovasi Melalui Pendidikan Berbasis STEAM
📅 Kamis, 20 Feb 2025, 19:25 WIB | Oleh: Haryo BronoTerampil di Awan (TdA) adalah program pelatihan cloud strategis dari AWS yang ditujukan bagi siswa, pendidik, serta masyarakat kurang mampu di 26 provinsi di Indonesia. Tahun lalu, program ini diperluas ke masyarakat Jawa Barat dengan pelatihan Introduction to Cloud Computing dan Web Static Development, menjangkau lebih dari 11.000 siswa, serta program Cloud Practitioner Essentials untuk lebih dari 200 guru.
“Kami juga berkolaborasi dengan Alkademi dan Jabar Digital Service untuk meluncurkan Jabar Digital Academy (JDA) di 2024. JDA menawarkan dua jalur utama, Full Stack Programming dan Digital Marketing, yang telah memberikan manfaat bagi lebih dari 5.000 orang, termasuk lebih dari 1.400 perempuan dan 10 peserta dengan disabilitas,” paparnya.
Pada 2025, JDA akan terus berkembang dengan menambahkan pembelajaran Generative AI untuk pemrograman dan digital marketing guna memberdayakan lebih banyak masyarakat di Jawa Barat. Bersama Orbit Future Academy, AWS juga meluncurkan Digital Upskilling & Job Readiness Program pada 2024.
Tercatat sebanyak 1.500 mahasiswa dari 13 universitas di Jawa Barat yang telah mengikuti Digital Upskilling & Job Readiness Program. Program ini menggunakan sistem five-star progression yang unik untuk mengembangkan keterampilan digital dan mempersiapkan peserta dalam dunia kerja.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mempromosikan Keberlanjutan dan Kepedulian Lingkungan
AWS berinvestasi dalam proyek konservasi air untuk memperluas akses dan ketersediaan air bersih masyarakat, meningkatkan kualitas air, serta menyediakan air bersih dan fasilitas sanitasi untuk masyarakat yang kekurangan air.
Pada 2024, AWS memperluas kerja sama dengan Habitat for Humanity di Jawa Barat untuk meningkatkan akses air bersih melalui penyediaan sambungan rumah tangga dan fasilitas pengolahan air bersih di empat desa. Hingga saat ini, AWS telah membangun sembilan fasilitas air bersih dan memasang ratusan sambungan air, memberikan manfaat bagi 1.394 rumah tangga.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Melalui proyek AWS Water Positive, kami menargetkan untuk mengembalikan sekitar 200 juta liter air per tahun ke masyarakat,” ujar Winu.
Bersama Greeneration Foundation, program Eco Ranger 2.0 telah berhasil menanam lebih dari 3.500 bibit mangrove dan membangun dua fasilitas pengelolaan sampah organik di Desa Pantai Mekar. Program ini juga melibatkan ribuan anggota masyarakat melalui pelatihan daring dan kegiatan langsung di masyarakat seperti pengumpulan sampah, pembersihan lingkungan, serta penanaman mangrove.
Mendorong Dampak Sosial Lokal untuk Jangka Panjang
AWS percaya bahwa memahami kebutuhan masyarakat lokal adalah kunci untuk menciptakan dampak jangka panjang. Inisiatif dampak sosial yang dilakukan mencakup pemberian bahan pokok dan makanan, program penanganan stunting, renovasi perpustakaan sekolah, serta kampanye kesehatan gigi bagi siswa.
AWS terus melanjutkan investasi ke masyarakat Indonesia, dengan tetap berkomitmen pada visi untuk menggunakan teknologi sebagai kekuatan untuk kebaikan. Dengan berfokus pada pendidikan, pengembangan keterampilan, keberlanjutan lingkungan, dan program hyperlocal, AWS tidak hanya membantu Indonesia bersiap menghadapi masa depan digital tetapi juga membentuk masa depan tersebut agar memberikan manfaat bagi semua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!