Devisa Hasil Ekspor 30 Persen Lebih di Dalam Negeri
Senin, 17 Feb 2025, 20:05 WIBJAKARTA â Penempatan devisa hasil ekspor (DHE) sumber daya alam (SDA) di perbankan nasional sudah melampaui batas minimal yang ditetapkan, 30 persen.
âMakanya, posisi DHE SDA yang ditempatkan di perbankan Indonesia sejauh ini relatif stabil,â tandas Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Senin (17/2).
Bahkan realisasinya bisa mencapai 37 sampai 42 persen. âJadi, ini menggambarkan jumlahnya sudah melebihi 30 persen," kata Sri Mulyani.
Pemerintah telah menerbitkan PP Nomor 8 Tahun 2025 yang mewajibkan seluruh eksportir menyimpan DHE SDA di bank-bank dalam negeri.
Eksportir diwajibkan menempatkannya sebesar 100 persen dalam jangka waktu 12 bulan sejak penempatan di dalam bank-bank nasional.
âSekarang dengan 100 persen, terutama untuk SDA batu bara, CPO, dan nikel. Ini tiga komoditas yang paling besar peranannya dalam menghasilkan ekspor dan devisa,â kata Menkeu.
Untuk itu, dia menegaskan Kementerian Keuangan akan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Bank Indonesia agar eksportir dan produsen tidak terdisrupsi.
Kebutuhan penukaran rupiah, pembayaran dalam bentuk valuta asing untuk kewajiban pajak, pembayaran dividen dan pengadaan barang yang tidak diproduksi di Indonesia. Juga pembayaran kembali atas pinjaman eksportir dipastikan tetap aman dan tidak terganggu.
"Tidak ada alasan bahwa perusahaan kemudian karena adanya retensi 100 persen 12 bulan lalu disrupsi dari sisi keuangan maupun kewajiban-kewajiban," ujarnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Linda Noskova Juara Wimbledon 2026, Lanjutkan Dominasi Petenis Putri Republik Ceko
-
Pemerintah Kota Jayapura Jaga Ekosistem Sagu sebagai Penggerak Ekonomi
-
Ekspor TPT Semester I 2026 Capai USD4,85 Miliar, Serap 3,8 Juta Pekerja
-
Kebut Pembangunan DOB, Wamendagri Dorong KPP Papua Selatan Masuk Proyek Strategis Nasional
-
RI Eksportir Minyak Atsiri No.5 Dunia, Nilam Jadi Andalan Tembus Industri Kosmetik & Farmasi
-
Pemerintah Catat Realisasi Investasi Semester I 2026 Capai Rp1.010,6 Triliun
-
Kawal Transisi Energi, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.