Putri Jumpa Tiongkok, Putra Hadapi Thailand di Semifinal

Rabu, 23 Sep 2026, 06:33 WIB

ICHINOMIYA, JEPANG – Putra-putri beregu bulu tangkis Indonesia lolos ke semifinal Asian Games 2026. Skuad putri Merah Putih akan menghadapi Tiongkok di semifinal. Sedangkan tim putra mendapat tantangan dari Thailand di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Aichi-Nagoya, Jepang, Rabu (23/9).

Pertandingan semifinal beregu putri dijadwalkan berlangsung mulai pukul 07.30 WIB. Setelah itu, giliran tim putra tampil pada pukul 13.00 WIB. Dua laga tersebut menjadi pertarungan penting bagi Indonesia untuk mengubah kepastian minimal medali perunggu menjadi tiket ke partai puncak.

Ket. Foto: Tim beregu putri Indonesia saat mencoba arena Ichinomiya Municipal Gymnasium, Jumat 18 September 2026. — Sumber: Foto: IG/ badminton.ina

Tim putri melangkah ke empat besar setelah mengalahkan Taiwan 3-1. Putri Kusuma Wardani membuka kemenangan Indonesia dengan menundukkan Lin Hsiang-Ti melalui pertarungan tiga gim, 21-16, 20-22, 21-15. Keunggulan Indonesia kemudian bertambah melalui Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Mereka mengatasi Hsieh Pei Shan/Lin Jhih Yun, 21-17, 21-23, 21-11.

Taiwan sempat memperkecil ketertinggalan setelah Chiu Pin-Chian mengalahkan Thalita Ramadhani Wiryawan. Thalita menyerah 21-15, 18-21, 11-21. Namun, Indonesia segera mengakhiri perlawanan Taiwan melalui Siti Fadia Silva Ramadhanti/Febriana Dwipuji Kusuma.

Fadia/Febriana tampil meyakinkan dengan kemenangan dua gim langsung atas Hsu Yin-Hui/Hu Ling Fang, 21-19, 21-6. Indonesia pun mengunci kemenangan 3-1 sekaligus tiket semifinal. “Target awal kami untuk mengamankan medali beregu putri sudah tercapai. Sekarang kami fokus penuh dan sangat bersemangat untuk laga semifinal melawan Tiongkok,” ujar Siti Fadia.

Menghadapi Tiongkok, Indonesia membawa misi berbeda dibanding babak sebelumnya. Lawan memiliki kekuatan merata di berbagai sektor sehingga konsistensi menjadi tuntutan utama. Pertemuan ini juga mengingatkan pada Asian Games Hangzhou. Saat itu, tim putri Indonesia terhenti di perempat final setelah kalah 0-3 dari Tiongkok.

Kini, skuad Merah Putih datang dengan kombinasi pemain muda dan berpengalaman untuk mencoba membuka jalan menuju final. Putri Kusuma Wardani diproyeksikan menjadi salah satu tumpuan di sektor tunggal. Sementara itu, Rachel/Febi serta Fadia/Febriana menjadi kekuatan penting di nomor ganda. Mutiara Ayu Puspitasari dan Dhinda Salsabila juga disiapkan untuk memperkuat sektor tunggal.

Di sektor putra, tantangan Indonesia datang dari Thailand. Pertandingan semifinal ini menjadi kesempatan bagi skuad Merah Putih untuk melanjutkan momentum positif setelah melewati perempat final.

Kekuatan Indonesia bertumpu pada kombinasi pemain senior dan generasi muda. Jonatan Christie dipersiapkan sebagai tunggal pertama. Sedangkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi salah satu andalan di nomor ganda.

Alwi Farhan kembali menjadi tumpuan pada tunggal kedua. Sementara Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin diproyeksikan mengisi ganda kedua. Pada partai terakhir, Moh Zaki Ubaidillah menjadi salah satu opsi penting di tunggal ketiga.

Kehadiran pemain muda menjadi warna tersendiri bagi tim putra. Alwi dan Zaki menunjukkan bahwa Indonesia memiliki tenaga baru yang mampu tampil di tengah tekanan pertandingan beregu.

Semifinal melawan Thailand pun bukan sekadar perebutan tiket final. Laga ini menjadi ujian bagi kemampuan Indonesia menjaga konsentrasi dalam format beregu, ketika setiap kemenangan dan kekalahan dapat mengubah peta pertandingan secara keseluruhan.

Bagi kedua tim Indonesia, modal terbesar adalah pengalaman melewati pertandingan penuh tekanan di babak sebelumnya. Namun, semifinal menuntut level permainan yang lebih tinggi. Setiap sektor harus mampu menjalankan strategi dengan disiplin sekaligus menjaga momentum ketika pertandingan memasuki fase krusial.

Medali sudah berada dalam genggaman setelah Indonesia menembus empat besar. Namun, target Merah Putih jelas belum selesai. Dua kemenangan lagi akan membawa tim putri dan putra ke podium tertinggi. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.