Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manila Cegah Normalisasi Penempatan Kapal Tiongkok di ZEE Filipina

📅 Rabu, 05 Feb 2025, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Manila Cegah Normalisasi Penempatan Kapal Tiongkok di ZEE Filipina Doc: AFP/Philippine Coast Guard
Ket. Foto udara yang diambil pada 13 Januari lalu dan dirilis oleh Penjaga Pantai Filipina pada 14 Januari memperlihatkan sebuah kapal Penjaga Pantai Tiongkok bernomor lambung 5901 yang dijuluki “The Monster” sedang berlayar di LTS dekat ZEE Filipina.

MANILA – Rekaman video terkini yang dirilis oleh pasukan Penjaga Pantai Filipina (PCG) memperlihatkan bahwa kapal-kapal Penjaga Pantai Tiongkok masih berada di perairan Laut Tiongkok Selatan (LTS) di dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE) Manila di sebelah barat Luzon, di mana mereka telah berlama-lama di sana selama satu bulan terakhir, demikian ungkap para pejabat PCG.

“Dalam rekaman video yang diambil dari pesawat terbang PCG pada akhir pekan dan dirilis pada Senin (3/2), beberapa kapal Penjaga Pantai Tiongkok terlacak berlayar di perairan dekat Scarborough Shoal yang diklaim oleh Manila,” ungkap para pejabat PCG.

Pada Minggu (2/2), dua kapal Penjaga Pantai Tiongkok dengan nomor lambung 3301 dan 3104juga terlacak hanya 34 mil laut di lepas pantai Pangasinan, sebuah provinsi di pantai barat Luzon, pulau utama di Filipina utara.

PCG mengatakan bahwa mereka segera mengerahkan sebuah pesawat untuk mengidentifikasi kapal-kapal asing tersebut dan mengeluarkan tantangan melalui radio, namun tidak digubris, menurut para pejabat. Pasukan PCG juga mengirimkan dua kapal ke daerah tersebut.

Terletak sekitar 232 kilometer dari Luzon, Scarborough Shoal merupakan tempat penangkapan ikan tradisional bagi nelayan Filipina, tetapi telah berada di bawah kendali de facto Tiongkok sejak tahun 2012.

Pengambilalihan Scarborough Shoal oleh Beijing memaksa Manila untuk mengajukan gugatan ke pengadilan internasional di Den Haag 13 tahun yang lalu. Pada 2016, pengadilan arbitrase internasional memutuskan untuk memenangkan Manila, tetapi Beijing tidak pernah mengakui keputusan tersebut.

“Pasukan PCG berkomitmen untuk mencegah normalisasi pengerahan pasukan maritim ilegal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di kawasan itu,” ungkap PCG dalam sebuah pernyataan.

Dalam keterangannya, para pejabat PCG juga melaporkan bahwa kapal Penjaga Pantai BRP Teresa Magbanua telah dikerahkan untuk secara aktif menantang kehadiran kapal Penjaga Pantai Tiongkok bernomor lambung 5901, yang sekarang berada sekitar 117 mil laut dari pantai negara itu.

Dijuluki sebagai “The Monster”, kapal Penjaga Pantai Tiongkok bernomor lambung 5901 adalah kapal penjaga pantai terbesar di dunia. Pernyataan penjaga pantai Filipina tidak menyebutkan bagaimana Teresa Magbanua menantang kapal asing yang lebih besar.

“Penolakan kapal Tiongkok untuk meninggalkan ZEE Filipina merupakan pengabaian secara terang-terangan terhadap hukum internasional dan tatanan berbasis aturan yang telah ditetapkan,” ungkap PCG.

Kawal Kapal Perang

Sementara itu, Angkatan Laut Filipina mengatakan pihaknya telah mengawal tiga kapal perang Angkatan Laut Tiongkok, termasuk sebuah kapal kelas penjelajah berpeluru kendali, keluar dari perairan Filipina pada Senin.

Kapal-kapal tersebut pertama kali dipantau sejak Minggu di lepas pantai Provinsi Zamboanga dan Basilan, Filipina selatan.

“Kapal-kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) tersebut transit tanpa koordinasi diplomatik sebelumnya dan mempertahankan kecepatan yang luar biasa lambat yaitu sekitar empat hingga lima knot,” kata Mayor Orlando Aylon Jr, juru bicara militer regional yang berbasis di Zamboanga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.