Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mentan dan Kapolri Tanam Jagung Serentak di 19 Provinsi Sebanyak 1 Juta Hektare

📅 Selasa, 21 Jan 2025, 21:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mentan dan Kapolri Tanam Jagung Serentak di 19 Provinsi Sebanyak 1 Juta Hektare Doc: ANTARA
Ket. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin kegiatan tanam jagung serentak seluas 1 juta hektare yang dipusatkan di Desa Karang Mukti, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (21/1/2025).

JAKARTA– Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memimpin kegiatan tanam jagung serentak seluas sejuta hektare yang melibatkan 19 provinsi di Indonesia.

Kegiatan penanaman jagung tersebut dipusatkan di Desa Karang Mukti, Kabupaten Subang, Jawa Barat, dengan lahan percontohan seluas 13 hektare.

“Kami apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepolisian Republik Indonesia atas support-nya. Arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) jelas, kita semua harus mencapai swasembada dalam waktu sesingkat-singkatnya, khususnya untuk padi dan jagung,” kata Mentan dalam keterangan di Jakarta, Selasa (21/1).

Mentan mengaku optimistis kolaborasi antara Kementerian Pertanian bersama dengan Kepolisian dapat mempercepat pencapaian swasembada jagung sesuai arahan Presiden.

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa sejumlah program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo sangat erat kaitannya dengan sektor pertanian.

"Prioritas utama Bapak Presiden dalam lima tahun ke depan adalah swasembada jagung, pangan bergizi, biofuel, dan hilirisasi. Ketiga program strategis ini berakar di pertanian. Tantangan kita cukup berat, tetapi kita tidak boleh menyerah,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa Polri diberi tugas untuk mendukung swasembada pangan melalui program tanam jagung.

Dia optimistis target sejuta hektare akan tercapai pada kuartal keempat tahun ini.

“Kami diberi tugas untuk melaksanakan swasembada jagung dengan target penanaman sejuta hektare dalam satu tahun," kata Kapolri.

"Saat ini, memasuki kuartal pertama, kita telah menanam lebih dari 300 ribu hektare. Harapannya, hingga kuartal keempat, target sejuta hektare benar-benar tercapai,” tambah Kapolri.

Selain itu, dia menyoroti manfaat program itu yang tidak hanya untuk swasembada pangan, tetapi juga mendukung program makan bergizi.

Menurut Kapolri, program penanaman jagung sejuta hektare memiliki manfaat besar, termasuk mendukung ekosistem makan bergizi gratis.

"Jagung yang ditanam juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, seperti ayam, bebek, dan lainnya, yang pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Penanaman jagung serentak ini melibatkan 19 provinsi, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, dan Kalimantan Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.