Gerak Cepat, Pemkot Balikpapan Bebaskan 1.488 Bidang Tanah untuk Dukung Pembangunan IKN
Selasa, 21 Jan 2025, 03:09 WIBBALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, melakukan pembebasan 1.488 bidang tanah milik warga untuk lokasi pembangunan jalan bebas hambatan (tol) dengan konsep jalan layang guna menunjang prasarana transportasi Ibu Kota Nusantara (IKN), ibu kota Indonesia berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.

âKami dukung pembangunan untuk tunjang IKN, termasuk pembebasan lahan untuk bangun tol laying. Tidak ada ganti rugi, tapi ganti untung untuk pembebasan lahan warga itu,â ujar Wali Kota Balikpapan Rahmad Masâud di Balikpapan, Senin (20/1).
Infrastruktur transportasi penunjang ibu kota Indonesia terus ditambah, tahun ini pemerintah pusat merencanakan melakukan pembangunan tol layang dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Kota Balikpapan menuju IKN.
Keberadaan IKN dan pengembangan pembangunan penunjang ibu kota Indonesia, diyakini Pemerintah Kota Balikpapan bakal menggairahkan perekonomian kota yang dikenal Kota Minyak itu.
âPeluang di Kota Balikpapan sangat bagus dengan IKN dan pengembangannya, apalagi ada tol menuju IKN, ini berdampak positif untuk ekonomi,â ucapnya.
Lapangan Kerja
Jalan bebas hambatan tersebut, juga dapat mempercantik atau menambah estetika kota dan berpotensi menciptakan lapangan kerja, lanjut dia, serta dapat meningkatkan perekonomian daerah sekitar.
Seperti dikutip dari Antara, pembebasan lahan untuk tol layang tersebut seluruhnya milik warga dari Kecamatan Balikpapan Selatan hingga Balikpapan Utara, dan tidak ada lahan milik Pemerintah Kota Balikpapan.
Keberadaan IKN, kata Rahmad Masâud, diharapkan dapat membawa agenda besar nasional maupun internasional diadakan di Kota Balikpapan. Lahan milik warga Kota Balikpapan yang terdampak proyek pembangunan tol layang sebanyak 1.488 bidang tanah.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Hendro Satrio Kamaluddin menimpali, tol Seksi 1A sebanyak 181 bidang tanah dan tol Seksi 1B yang paling banyak sebanyak 1.307 bidang tanah.
Tol Seksi 1A dan 1B merupakan jalan layang menjadi akses langsung dari Bandara SAMS Sepinggan Kota Balikpapan menuju ibu kota Indonesia, demikian ucapnya.
Sebelumnya, Deputi Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin mengatakan pihaknya tengah fokus membangun ekosistem pendidikan yang berorientasi pada kehidupan di ibu kota baru.
âPembangunan IKN tahap pertama melibatkan kolaborasi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota, mengingat wilayah tersebut masih berada di bawah administrasi mereka,â kata Alimuddin.
Alimuddin menjelaskan untuk jenjang pendidikan menengah dan dasar, seperti SD dan SMP, masih di bawah kewenangan daerah dalam bentuk berkolaborasi. Otorita IKN merumuskan peta jalan pendidikan yang berbasis pada kehidupan, dengan tujuan mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan.
âKita ingin lulusan sekolah, misalnya SMA, memiliki bekal untuk hidup dan berkarya di masyarakat, bukan hanya terpaku pada jalur kuliah,â jelas Alimuddin.
Lebih lanjut, Alimuddin menekankan pentingnya menyesuaikan sistem pendidikan dengan potensi IKN di masa depan. Progres IKN terus berkembang hingga tahun 2045, jadi perjalanan yang harus dirintis masih cukup panjang. YK/N-3
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pasutri Pemilik WO Marwah Ditangkap Polisi, Puluhan Calon Pengantin Kena Tipu
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Naikkan Target Pendapatan Negara 2027
-
Jalan, Irigasi, Sekolah Rakyat Dikebut: Kementerian PU Kawal Ketat Program Prioritas Presiden
-
Gelar RUPST 2025, PPRO Dorong Akselerasi Pemulihan dengan Penguatan Fundamental Usaha
-
Andoni Iraola Tiba di Liverpool, Selangkah Lagi Resmi Gantikan Arne Slot di Anfield
-
Objek Wisata Air Terjun Bedegung Ramai Pengunjung Pada Libur Idul Adha
-
160 Kios Ilegal di Kawasan Puncak Cianjur Dibongkar, Pedagang Terima Kompensasi Rp10 Juta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.