- Home
-
- Megapolitan
-
- Fogging Bukan Solusi Atasi...
Fogging Bukan Solusi Atasi DBD
Selasa, 21 Jan 2025, 13:54 WIBSERANG â Di perumahan-perumahan banyak dilakukan pengasapan atau fogging. Tujuannya untuk sulusi DBD. Namun, ternyata paham ini tidak sepenuhnya benar.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Provinsi Banten menyebutkan bahwa fogging (pengasapan) bukan untuk pencegahan demam berdarah dengue (DBD) dan bukan solusi utama untuk menghilangkan bahaya penyakit tersebut.
"Fogging hanya membunuh nyamuk aedes aegypty dewasa dan tidak dapat membunuh nyamuk yang berbentuk jentik," kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Serang Nurhayati di Serang, Selasa.
Menurutnya, fogging hanya boleh dilakukan satu kali dalam satu tahun. Karena, jika terlalu sering dapat menyebabkan efek samping pada lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Kalau terlalu sering fogging efek sampingnya bisa pada gangguan saluran pernapasan, pencernaan, sistem kekebalan tubuh, dan gangguan pada ibu hamil jika menghirup gas tersebut secara berlebihan.
Ia mengimbau kepada seluruh warga Kota Serang untuk melakukan pencegahan penyakit DBD yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypty dengan melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Salah satunya, dengan melakukan 3M, yakni menguras bak mandi, bak penampungan air, menutup rapat-rapat tempat penampungan air dan mendaur ulang, memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan jentik nyamuk.
Berita Terkait:
-
Kesadaran Warga untuk Hidup Sehat Makin Tinggi
-
AS Persiapkan Pangkalan Garis Depan Khusus untuk F-35 di Pasifik
-
Dinas Kesehatan OKU Menangani 14 Kasus DBD dalam Dua Bulan Terakhir
-
Fresh Graduate Senyum, Program Magang Nasional Disebut Jadi Game Changer, Tapi Masih Sisakan Permasalahan
-
UMKM Terbantu Bazar Lebaran Betawi
-
BRIN Kembangkan Riset Monitoring Real Time Cegah Kecelakaan Kereta
-
Svitolina Tampil Meyakinkan, Melaju ke Babak 32 Besar Prancis Open
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.