Pebulutangkis Indonesia Belum Raih Gelar

Senin, 20 Jan 2025, 06:34 WIB

JAKARTA - Setelah gagal di Malaysia Open 2025, para pebulutangkis Indonesia kembali mencatatkan hasil mengecewakan di India Open 2025. Wakil Indonesia tak ada yang lolos final India Open 2025, sekaligus membuat mereka pulang tanpa gelar.

Langkah Jonatan Christie dan Gregoria Mariska Tunjung terhenti di semifinal. Jonatan Christie kalah dari Viktor Axelsen dengan skor akhir 21-17, 14-21, 15-21. Sementara Gregoria tumbang di tangan An Se-young dengan skor akhir 19-21 dan 16-21.

Ket. Foto: Jonatan Christie dari Indonesia akan kembali melawan Viktor Axelsen dari Denmark pada pertandingan semifinal tunggal putra turnamen bulu tangkis India Open 2025 di New Delhi, Sabtu (18/1). — Sumber: Sajjad HUSSAIN / AFP

Hasil tersebut membuat tim bulu tangkis Indonesia tanpa gelar di India Open empat edisi beruntun, 2022, 2023, 2024, dan 2025. Setelah turnamen ini vakum akibat pandemi Covid-19 pada tahun2020 dan 2021, Indonesia justru puasa gelar. Greysia Polii/Apriyani Rahayu menjadi wakil Indonesia terakhir yang juara India Open.

Kini para pebulutangkis Indonesia bersiap menuju Indonesia Masters 2025 yang digelar pekan ini. Gregoria mengatakan dirinya segera fokus pada pemulihan kondisi fisik demi bisa tampil maksimal diturnamen BWF Super 500 itu.

“Di Indonesia Masters saya mulai lagi dari babak pertama, jadi harus segera menyiapkan semuanya walaupun (waktu persiapan dan pemulihan kondisi) mepet,” ungkap Gregoria, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI.

Menurutnya, dia akan mencoba pemulihan kondisi sampai kembali ke Indonesia. “Semoga saya bisa mendapatkan kesempatan untuk mencoba (bermain di) Istora dulu. Saya berharap bermain di rumah sendiri bisa memberikan yang terbaik,” sambung Gregoria.

Meski hanya mencapai semifinal di India Open 2025, Gregoria Mariska tetap bersyukur. “Secara keseluruhan saya tetap bersyukur dengan hasil di India Open ini karena di Malaysia Open pekan lalu saya kalah di babak pertama,” tutur dia.

Sementara itu, sejak digelar pertama kali padatahun 2010, cuma sekali tuan rumahgagal meraih gelar di Indonesia Masters dan itu pun dengan hasil terburuk, menempati posisi runner-up. ben/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.