Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kepala Otorita IKN Sebut Irigasi Sebakung untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional, Termasuk di IKN

📅 Senin, 13 Jan 2025, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kepala Otorita IKN Sebut Irigasi Sebakung untuk Dukung Swasembada Pangan Nasional, Termasuk di IKN Doc: Antara

KALIMANTAN TIMUR - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono menyatakan Daerah Irigasi Rawa (DIR) Sebakung di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), untuk mendukung swasembada pangan nasional, termasuk untuk kebutuhan pangan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

1736695717_e771b20027c00f690d2b.jpg

“Irigasi ini menjadi target yang telah dipersiapkan dari target optimalisasi lahan Kementerian Pertanian dan ­Kementerian Pekerjaan Umum, sebagai upaya untuk ­menyukseskan swasembada pangan dari komoditas beras Indonesia,” ujar Basuki, di Penajam, beberapa hari lalu.

DIR Sebakung yang memiliki luas 7.500 hektare ini berada Kecamatan Babulu, salah satu kawasan yang merupakan daerah mitra penyangga pangan untuk IKN.

Sedangkan luas areal potensial DIR Sebakung sebesar 13.500 hektare dengan total luas areal fungsional 10.290 hektare, berfungsi untuk mengairi sawah dan lahan pertanian, ­mencegah kekeringan dan banjir, dan mendukung ketahanan ­pangan.

Sumber air irigasi ini adalah Sungai Sebakung, Sungai Mahakam, dan danau-danau kecil di sekitarnya maupun di bagian hulu dua sungai tersebut.

Sehari sebelumnya, saat Basuki meninjau DIR Sebakung bersama Kepala Balai Wilayah ­Sungai ­Kalimantan IV, Dandim 0913/Penajam Paser Utara, dan Kepala Desa Gunung Mulya, ia menyatakan bahwa irigasi ini ­diharapkan dapat meningkatkan ­produktivitas pertanian setempat.

Hal ini menjadi harapan besar karena meski Penajam Paser Utara merupakan salah satu ­lumbung pangan bagi Provinsi Kaltim, namun secara umum Kaltim masih mendatangkan beras dari ­luar daerah, sehingga diharapkan ke depan daerah ini justru bisa menyuplai pangan ke luar.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto mengatakan bahwa daerah mitra IKN ini terus berupaya meningkatkan produksi pertanian, untuk ­menjadi salah satu daerah lumbung pangan di Provinsi ­Kaltim.

Sejumlah hal yang dilakukan, antara lain dengan melakukan pembenahan, yakni dengan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) petani dan penyuluh ­pertanian, kemudian pemenuhan fasilitas pendukung ­pertanian.

Penajam Paser Utara, katanya, memiliki luas lahan ­persawahan produktif sekitar 7.900 hektare yang tersebar di empat kecamatan, dengan rata-rata menghasilkan padi ­sekitar 3,5 ton gabah kering giling (GKG) per hektare.

“Seiring dengan pembenahan yang terus kami ­lakukan, diharapkan produksi padi akan mengalami peningkatan, yakni dari 3,5 ton per hektar menjadi 4 ton hingga 5 ton GKG per hektare, sehingga bisa membantu memasok kebutuhan pangan di IKN,” jelasnya.  Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.