Dapur MBG Kudus Mulai Beroperasi Salurkan Makanan untuk 3.263 Siswa

Senin, 13 Jan 2025, 11:25 WIB

KUDUS - Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Ponpes Nashrul Ummah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, secara resmi mulai beroperasi untuk menyalurkan 3.263 paket menu makan bergizi terhadap ribuan pelajar.

Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ponpes Nashrul Ummah Kudus atau dapur MBG itu, ditandai dengan pemukulan rebana oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kudus Harjuna Widada mewakili Pelaksana harian Bupati Kudus Revlisianto Subekti, Komandan Kodim (Dandim) 0722/Kudus Letkol Inf Hermawan Setya Budi, Kapolres Kudus AKBP Ronni Bonic, Ketua DPRD Kudus Masan, dan Ketua PN Kudus Cut Carnelia.

Ket. Foto: Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Hermawan Setya Budi bersama Ketua DPRD Masan membuka tepak makanan untuk melihat menu yang disiapkan di SPPG Ponpes Nashrul Ummah Kudus, Jateng, Senin (13/1). — Sumber: ANTARA

"Dengan peresmian SPPG Ponpes Nashrul Ummah ini, per hari ini siap melayani 3.263 siswa yang tersebar di 17 sekolah di Kecamatan Mejobo dengan radius 2 kilometer," kata Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Hermawan Setya Budi ditemui usai peresmian SPPG Ponpes Nashrul Ummah Kudus, Senin (13/1).

Bersama Forkopimda Kudus, kata dia, pihaknya juga mengecek dapur memasaknya serta tingkat higienisnya, termasuk mengecek ketersediaan bahan baku, pendistribusian, dan saat siswa makan.

Ia mengakui pelaksanaan di lapangan cukup bagus, namun pihaknya tetap melakukan monitoring dan memantau bersama.

"Harapannya bisa terlaksana dengan baik. Jangan sampai ada kendala, semoga ke depan lancar," ujarnya.

Target terdekat, kata dia, bisa mempercepat adanya tambahan dapur umum di Kudus, karena saat ini baru satu SPPG dari kebutuhan 88 dapur umum.

Kepala Unit Pelayanan SPPG Ponpes Nashrul Ummah, Nuzilul Munawaroh mengakui pihaknya sudah siap melakukan penyaluran menu makan bergizi kepada ribuan siswa yang tersebar di 17 sekolah di Kecamatan Mejobo.

"Terjauh SMP 2 Mejobo dengan jarak 1,5 kilometer. Selebihnya dekat dengan SPPG Nashrul Ummah," ujarnya.

Selain kesiapan personel, dapur beserta peralatan penunjangnya, kata dia, pasokan bahan bakunya juga sudah tersedia, karena mendapatkan suplai dari pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal Kudus. Sesuai instruksi dari Presiden bahan baku menggunakan rantai pasok lokal.

Menu makanan selama sepekan, kata Nuzilul, juga sudah disiapkan, sehingga setiap harinya ada perbedaan menu makanan agar siswa tidak bosan.

"Untuk perubahan menunya, dilakukan setiap 10 hari. Sedangkan untuk siswa yang alergi makanan juga akan disesuaikan menunya," ujarnya.

Jumlah menu makan bergizi yang didistribusikan ke masing-masing sekolah, kata dia, sesuai dengan jumlah siswa yang masuk sekolah, sehingga ketika ada yang absen tentu akan dilaporkan pihak sekolah karena sudah ada grup WhatsApp.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.