Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Lonjakan Penyakit Menular, Pemkab Kediri Sosialisasi Penutupan Pasar Hewan Cegah Penyebaran PMK

📅 Senin, 13 Jan 2025, 00:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Lonjakan Penyakit Menular, Pemkab Kediri Sosialisasi Penutupan Pasar Hewan Cegah Penyebaran PMK Doc: ANTARA/Asmaul
Ket. Situasi di Pasar Hewan Tertek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (12/1/2025).

Kediri - Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur intensif melakukan sosialisasi tentang penutupan pasar hewan sebagai upaya pencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang kasusnya ditemukan cukup banyak di kabupaten ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri Tutik Purwaningsih mengemukakan sosialisasi rencana penutupan penting diberikan agar peternak juga memahami upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencegah penyebaran PMK di kabupaten ini.

"Pasar hewan adalah tempat berkumpulnya ternak dari berbagai daerah, khususnya sapi, yang rentan terhadap penularan PMK. Penutupan ini menjadi langkah penting untuk membatasi lalu lintas ternak dan mengurangi risiko penyebaran penyakit," katanya di Kediri, Minggu.

Pihaknya juga memasang portal dan banner di setiap pasar hewan wilayah Kabupaten Kediri, sehingga para peternak sekaligus pembeli mengetahui dengan pasti.

Pemkab memutuskan untuk melakukan penutupan pasar hewan mulai 13-28 Januari 2025. Penutupan itu berlaku untuk seluruh pasar hewan di Kabupaten Kediri.

Pihaknya melakukan sosialisasi langsung ke peternak di Pasar Hewan Tertek di Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri. Selain sosialisasi, petugas DKPP Kabupaten Kediri sekaligus melakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk ternak-ternak sapi yang dibawa ke pasar ini sehingga bisa lebih steril.

Para peternak, kata dia, juga bisa memahami langkah yang dilakukan oleh Pemkab Kediri sebagai upaya pencegahan penyebaran PMK.

“Kami berterima kasih kepada para pedagang dan peternak yang mendukung langkah ini. Kami akan terus memastikan kebijakan ini berjalan dengan pengawasan ketat di lapangan,” kata dia.

Tutik menyebut, mayoritas sapi yang dibawa ke pasar hewan ini dalam kondisi sehat. Namun, pihaknya juga mengingatkan agar para peternak waspada terhadap PMK.

Sementara itu, salah seorang peternak sapi asal Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri, Imam Romadhon, mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh pemkab.

Ia mengatakan, penutupan pasar hewan ini adalah keputusan yang tepat untuk mencegah penyebaran PMK terutama di Kabupaten Kediri.

"Ini langkah baik dari pemkab, semoga wabah PMK ini segera teratasi, dan semuanya kembali normal," kata dia.

Dia menyebut adanya PMK ini turut membuat harga sapi jatuh. Ia biasanya bisa menjual sapi sekitar Rp15 juta seekor, namun dengan PMK turun menjadi hanya Rp11,5 juta seekor.

Peternak lainnya, Zainudin mengaku ia hanya memantau kondisi harga di pasaran. Ia pun tak berani untuk membeli sapi saat ini, sebab situasinya tidak memungkinkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Jejak Hatta-Sjahrir Dihidup...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.