Pemkab Ponorogo Tutup Pasar Hewan Cegah Penyebaran PMK
📅 Rabu, 08 Jan 2025, 22:57 WIB | Oleh: Ones
Doc: Antara
Ponorogo - Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur resmi menutup operasional pasar hewan di Kecamatan Jetis selama 14 hari, mulai 8 hingga 21 Januari 2025, sebagai langkah mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) yang semakin meluas.
Keputusan ini tertuang dalam surat edaran yang dikeluarkan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperdagkum) Ponorogo, Rabu (8/1).

Penutupan mencakup aktivitas perdagangan hewan ternak seperti sapi, domba, kerbau, dan babi.
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyatakan penutupan ini dilakukan setelah mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk masukan dari Ketua DPRD Kabupaten Ponorogo.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami baru mengambil keputusan setelah melakukan kajian mendalam, mengingat ini juga menyangkut perekonomian masyarakat. Namun, dengan meluasnya wabah PMK, akhirnya kami sepakat menutup pasar sementara," ujar Sugiri.
Lebih lanjut, Sugiri menginstruksikan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Dipertahankan) untuk segera mengalokasikan stok vaksin PMK.
"Saya sudah meminta agar vaksin PMK yang tersedia segera dibeli. Tidak bisa dibiarkan lebih lama lagi," tegasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, terkait rencana penyekatan di perbatasan wilayah, Bupati mengaku masih perlu melakukan kajian teknis lebih lanjut.
Hal tersebut memerlukan koordinasi dengan pihak kepolisian, TNI, dan BPBD.
“Penyekatan ini bersifat teknis dan melibatkan banyak pihak. Kami tidak bisa melakukannya sendiri tanpa dukungan instansi terkait,” jelasnya.
Langkah penutupan pasar hewan ini diharapkan mampu menekan laju penyebaran PMK di wilayah Ponorogo.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!