Awal Bagus Dejan/Gloria di Turnamen Perpisahan
Rabu, 08 Jan 2025, 06:57 WIBJAKARTA - Pasangan ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja, mengawali perjalanan di turnamen Malaysia Open 2025 dengan hasil bagus. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang perpisahan bagi pasangan yang telah mencatatkan sejumlah prestasi bersama di berbagai turnamen internasional.
Pada laga pembuka, Dejan/GloÂria tampil solid dengan meÂngalahkan pasangan tuan rumah, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien, dalam dua gim langsung dengan skor telak 21-12, 21-13, Selasa (7/1). Kemenangan ini memastikan langkah mereka ke babak 16 besar turnamen yang berlangsung di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur.
âAlhamdulillah bisa meÂmeÂnangkan pertandingan pertama di tahun 2025. Di awal, kami masih beradaptasi dengan kondisi lapangan dan shuttlecock. Beruntung, kondisinya tidak jauh berbeda dengan saat tes lapangan kemarin, jadi kami hanya fokus memainkan pola permainan yang sudah disiapkan,â ungkap Dejan seusai pertandingan.
Dia juga menambahkan bahwa pola permainan lawan yang kurang murni sebagai pasangan ganda campuran memberikan keuntungan tersendiri bagi mereka.
âLawan tidak bermain dengan pola khas ganda campuran murni, dan itu membantu kami untuk lebih nyaman mengontrol permainan,â imbuh dia.
Tahun 2025 menjadi tahun penuh perubahan bagi Dejan/Gloria. Setelah berkolaborasi sebagai pasangan di berbagai turnamen, keduanya resmi berpisah. Dejan Ferdinansyah kini bergabung dengan Pelatnas PBSIÂ Cipayung dan akan berpasangan dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Pasangan baru Dejan/Fadia dijadwalkan menjalani debut mereka di India Open 2025, yang akan digelar pekan depan. Sementara itu, Gloria Emanuelle Widjaja akan melanjutkan kariernya dengan pasangan baru, Rehan Naufal Kusharjanto, yang juga dikenal sebagai salah satu pemain muda potensial di sektor ganda campuran.
Meski demikian, minimnya waktu persiapan bersama menjelang Malaysia Open tidak menghalangi Dejan/Gloria untuk tampil kompak. âSaya latihan di klub, sementara Dejan sudah berada di pelatnas. Kami tidak berlatih bersama lagi, tetapi karena chemistry kami sudah terbentuk selama bertahun-tahun, tidak ada kendala berarti di lapangan,â ujar Gloria.
Menurut Gloria, kunci keberhasilan mereka di laga pembuka adalah komunikasi yang tetap terjalin baik, baik di dalam maupun di luar lapangan. ben/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Rose Brand Terancam Jadi Tersangka Korporasi di Skandal Korupsi Bansos Rp900 Miliar!
-
Meta Luncurkan Kacamata AI Baru dengan Layar Canggih dan Super Cerdas, Segini Harganya!
-
Menggunung, Sampah di Jalur Pendakian Gunung Gede
-
Pakar UMY: Menteri Baru Kabinet Prabowo Harus Hati-Hati Berkomunikasi
-
Fenomena Iklim Ekstrem Berlanjut, Agustus Jadi Bulan Terpanas Ketiga di Dunia
-
Pebalap Asal Gunungkidul, Veda Pratama, Akhiri Red Bull Rookies Cup 2025 sebagai Runner-up
-
BNPB: 18 Desa Terisolir akibat Banjir Bandang di Nagekeo NTT
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.