DPR Minta PSSI Transparan Soal Pemecatan STY
Selasa, 07 Jan 2025, 10:55 WIBJAKARTA - PSSI didesak untuk memberikan penjelasan yang transparan kepada publik terkait pemecatan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia.Â
Desakan ini disampaikan Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian, yang menilai keputusan tersebut harus didasarkan pada evaluasi kinerja yang objektif dan dipublikasikan secara terbuka.
"Komisi X DPR RI menghormati PSSI sebagai badan yang berwenang dalam pengelolaan sepak bola Indonesia. Namun, langkah besar seperti pemecatan pelatih timnas harus dijelaskan dengan baik kepada masyarakat. Kami meminta PSSI untuk mempublikasikan hasil evaluasi kinerja Shin Tae-yong agar tidak menimbulkan polemik yang merugikan," ujar Hetifah kepada awak media, Senin (6/1).
Menurutnya, meskipun hasil yang dicapai di level tertentu belum optimal, Shin Tae-yong telah memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan performa timnas kelompok umur. Hal ini perlu menjadi bahan pertimbangan PSSI dalam mengambil keputusan besar, apalagi mengingat besarnya dukungan masyarakat terhadap pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Komisi X juga mengingatkan PSSI untuk mempertimbangkan aspirasi publik terkait keputusan tersebut.
"Sebagai representasi rakyat, Komisi X menilai bahwa setiap keputusan besar di dunia olahraga, terutama yang melibatkan kepentingan publik seperti ini, harus mengedepankan transparansi dan keterbukaan," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Komisi X berencana memanggil PSSI dalam waktu dekat untuk meminta klarifikasi lebih lanjut. Pemanggilan ini akan dilakukan setelah masa reses DPR berakhir pada 20 Januari 2025.
Selain membahas soal naturalisasi pemain, Komisi X juga akan mempertanyakan alasan di balik pemecatan Shin Tae-yong dan apakah pelatih baru yang dipilih PSSI akan mampu membawa Timnas Indonesia ke level yang lebih tinggi.
"Apakah pelatih baru akan lebih baik dari Shin Tae-yong? Kami ingin mendalami hal ini, mengingat banyaknya masyarakat yang kecewa dengan keputusan tersebut," ujar Wakil Ketua Komisi X, Lalu Hadrian Ifani.
Menurut Lalu, Komisi X akan meminta PSSI untuk menjelaskan lebih rinci terkait langkah strategis yang akan diambil setelah pergantian pelatih, terutama menyangkut target lolosnya Timnas Indonesia ke Piala Dunia.
"Masyarakat sebagai supporter perlu mendapatkan pemahaman yang jelas tentang rencana strategis PSSI ke depan," tegasnya.
Framing berita ini menyoroti pentingnya transparansi PSSI dalam keputusan-keputusan besar yang berdampak pada Timnas Indonesia, serta peran Komisi X dalam memastikan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada evaluasi yang objektif dan mempertimbangkan aspirasi publik.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan ke-81 RI di IKN
-
Cegah Konflik Manusia-Gajah di Way Kambas, Pangdam Dorong Pendekatan Berbasis Lingkungan.
-
STY Dapat Ucapan Diskriminatif saat Lawan Java United, Persija Laporkan ke Komdis PSSI
-
Berikut Daftar Harga BBM Sepanjang Bulan Agustus yang Terpantau Stabil
-
Clear Gandeng Shin Tae-yong Bina Talenta Muda Sepak Bola Indonesia
-
Kabar Baik, Timbulan Sampah di Wilayah Jakarta Timur Berhasil Ditekan hingga 865 Ton per Hari
-
Pemprov NTT dan Pemerintah Pusat Matangkan Persiapan PON 2028
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.