- Home
-
- Luar Negeri
-
- Badai Musim Dingin Dahsyat...
Badai Musim Dingin Dahsyat akan Melanda AS
Senin, 06 Jan 2025, 09:47 WIBATLANTA â Jutaan warga Amerika dari Dataran hingga Pantai Timur menghadapi ancaman badai salju, salju tebal, es berbahaya, dan ujan beku hingga Senin (6/1), kata Dinas Cuaca Nasional pada Sabtu (4/1).
Gubernur di Kentucky dan Virginia mengumumkan keadaan darurat menjelang badai musim dingin.
"Badai masih terbentuk," kata ahli meteorologi Rich Bann dari Pusat Prediksi Cuaca NWS Sabtu malam. "Namun, badai ini memiliki banyak bahaya, mulai dari salju lebat di dataran hingga lapisan es yang menutupi jalan-jalan di selatan".
Ia mengatakan lebih dari 60 juta orang di AS terkena dampak peringatan cuaca musim dingin, pengawasan atau nasihat pada akhir pekan ini.
Jalur salju yang membentang ke arah timur dari Nebraska dan Kansas melalui Ohio, Indiana, Pennsylvania barat daya, dan Virginia barat laut dapat tertutup salju setebal 2,54 cm hingga satu kaki. Es dapat merusak kabel listrik dan menyebabkan pemadaman listrik yang meluas.
Hujan es dan hujan es musim dingin akan melanda Missouri selatan, Kentucky, dan Tennessee pada hari Minggu, kata Bann, yang kemungkinan akan membuat jalanan berbahaya dan merobohkan kabel listrik.
"Hampir mustahil untuk berkendara di beberapa daerah," katanya.
Bandara Internasional Kansas City di Missouri ditutup sementara pada Sabtu sore karena penumpukan es yang cepat, kata sejumlah pejabat di media sosial.
Bann mengatakan badai itu akan bergerak melewati Pantai Timur dan masuk ke Samudra Atlantik pada Senin malam, tetapi hembusan udara Arktik baru akan membawa suhu dingin yang membekukan ke dua pertiga wilayah timur AS pada pertengahan minggu depan.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
-
AS Membentuk Komando Pasukan Khusus Penjaga Pantai untuk Mendukung Kebutuhan Penyitaan Kapal Musuh
-
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Banten pada 3-8 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
-
AS Cabut Larangan, Rajungan Gillnet RI Bebas Masuk Pasar AS Lagi
-
Kemhan Bantah Amerika Serikat Bebas Lintas Udara di MDCP: Kedaulatan RI Jadi Prioritas
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
Trump dan Xi Jinping Sepakat Selat Hormuz Tetap Terbuka Tanpa Pungutan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.