Bangka Tengah waspadai wabah malaria
Kamis, 02 Jan 2025, 22:30 WIBKoba, Babel,, 02/1Â - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mewaspadai penyebaran wabah penyakit malaria dalam kondisi cuaca ekstrem saat ini.
"Dengan kondisi cuaca tidak menentu saat ini, memang malaria harus kita waspadai karena sangat berpotensi berkembangnya nyamuk pembawa wabah penyakit tersebut," kata Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun di Koba, Kamis.
Sejak 2019 daerah itu sudah berstatus eliminasi malaria namun bukan berarti tidak ada kasus malaria lokal yang ditemukan di kabupaten itu.
Dinas Kesehatan Bangka Tengah tetap waspada dan melakukan berbagai upaya pencegahan untuk memastikan penyakit ini tidak kembali merebak, terutama mengingat kondisi cuaca ekstrem yang dapat meningkatkan risiko penularan.
Dinas Kesehatan Bangka Tengah setidaknya melakukan empat langkah penegahan yaitu sosialisasi dan edukasi, pemantauan kasus, kerja sama lintas sektor, peningkatan imunisasi.
"Sosialisasi dan edukasi kita lakukan dalam kegiatan penyuluhan kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah berkembangnya nyamuk Anopheles, vektor penular malaria itu," ujarnya.
Kemudian kata dia Melakukan surveilans aktif untuk mendeteksi secara dini adanya kasus malaria, terutama bagi warga yang baru kembali dari daerah endemis malaria.
Berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah provinsi dan pusat, untuk memastikan ketersediaan sumber daya dalam pencegahan dan penanganan malaria.
Mendorong partisipasi masyarakat dalam program imunisasi rutin sebagai upaya pencegahan penyakit menular, meskipun untuk malaria belum ada vaksin yang tersedia.
Zaitun mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan, menghindari genangan air yang dapat menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk, dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala demam setelah bepergian ke daerah endemis malaria.
"Dengan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Bangka Tengah dapat mempertahankan status bebas malaria dan meningkatkan derajat kesehatan warga," tutupnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Arif
Berita Terkait:
-
Pembekalan keterampilan kerja warga binaan rutan Palangka Raya
-
Cek Kesehatan Gratis di Mabes TNI
-
Bukan Main! RI Berpotensi Jadi Pemain Utama Industri PLTS Dunia
-
APLMA: RI contoh terbaik terkait pemberantasan malaria di Asia Pasifik
-
Bank Dunia Memperingatkan Kaum Muda di Asia Kesulitan Mendapat Pekerjaan Layak
-
Menbud Serukan Agar Semua Pihak Jaga Cagar Budaya
-
Forum Kajian Strategis RPJMD Kebumen 2024–2029, Ferry Wawan: Kolaborasi Menentukan Arah Pembangunan Lima Tahun ke Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.