KA Wijaya Kusuma Keluarkan Asap, KAI Daop 8 Surabaya Minta Maaf
Jumat, 27 Des 2024, 18:17 WIBSURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya memohon maaf atas gangguan perjalanan bagi pelanggan KA Wijaya Kusuma pada Kamis (26/12). Perjalanan KA Wijaya Kusuma relasi Jember-Purwokerto tersebut mengalami gangguan pada lokomotif yang mengeluarkan asap tebal saat berada di petak jalan antara Stasiun Wonokromo - Stasiun Sepanjang, pukul 17.37 WIB.
Lokomotif Kereta Api (KA) yang membawa rangkaian gerbong sempat berhenti di rel belakang Mal Royal Plaza, Wonokromo, Surabaya, dengan mengeluarkan asap putih tebal pekat pada sisi atas mesinnya. Selanjutnya lokomotif KA Wijaya Kusuma berjalan mundur ke arah utara dan berhenti di belakang Stasiun Wonokromo, Surabaya.Â
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa saatvitu KA Wijaya Kusuma berada di Stasiun Wonokromo, sembari menunggu lokomotif pengganti dari Depo Lokomotif Sidotopo.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanannya pada pelanggan KA Wijaya Kusuma yang mengeluarkan asap tebal dari lokomotif, dan perjalanan KA Wijaya Kusuma akan dilanjutkan kembali dengan lokomotif pengganti," terangnya.
Luqman Arif juga mengatakan bahwa perjalanan KA lainnya di wilayah Daop 8 Surabaya berjalan sesuai jadwal. "Perjalanan KA masih berjalan normal sesuai jadwal, dan tidak berdampak pada KA lainnya," terangnya.
"Bukan terbakar," tambahnya soal penyebab asap tersebut, tanpa menjelaskan masalah teknis yang terjadi.Â
Menurut Luqman, KAI tetap berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan para pelanggan KA, khususnya selama masa Libur Nataru 2024/2025.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Perlu Mitigasi Kebijakan Moneter dan Jasa Keuangan untuk Antisipasi “Worst Scenario”
-
Tiket Kereta dari Tanah Abang ke Merak Cuma Rp11.000, Ekonomis dan Nyaman Menuju Gerbang Pulau Sumatra
-
Warga Jakbar Merapat, Urus Sertifikat Tanah Kini Gratis dan Gak Pake Ribet Lewat Layanan "Cantik"
-
Lahan KAI di Kiaracondong Bandung Bakal Disulap Jadi Hunian Vertikal TOD untuk MBR
-
SPKAI: Kecelakaan di Bekasi Timur Jadi Momentum Evaluasi Total Sistem Perkeretaapian Nasional
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Temuan Benda Mirip Torpedo di Gili Trawangan: Tim Gegana Pastikan Steril Bahan Peledak
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.