Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa Mentega dan minyak Tengkawang Bengkayang Tembus Pasar Internasional

📅 Jumat, 20 Des 2024, 16:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ternyata Ini Penyebabnya Kenapa Mentega dan minyak Tengkawang Bengkayang Tembus Pasar Internasional Doc: ANTARA/Narwati
Ket. Kadisporapar Kalbar perlihatkan hasil olahan produk Tengkawang menjadi mentega

Bengkayang -   Mentega dan juga minyak Tengkawang dari hutan adat Pikul Bengkayang, Kalimantan Barat sudah tembus pasar internasional, yaitu di  Perancis, Korea Selatan dan Belanda.

"Namun produk ini masih terkendala perijinan BalaI POM sehingga sulit untuk dipasarkan di Indonesia," kata Pengelola Koperasi Pikul Tengkawang Layar Desa Sahan, Daminus Nadu di Bengkayang, Jumat.i

Ia menjelaskan, mentega dan minyak yang dihasilkan dari buah Tengkawang ini sangat baik untuk kesehatan. Sebab produk ini bebas kolesterol dan murni tanpa pengawet.

"Kelebihan mentega dan minyak tengkawang ini tidak mengandung kolestrol, kedua memang betul-betul minyak murni tanpa dicampur pengawet," ujar Nandu, sang penjaga hutan Pikul.


Untuk itu dirinya berharap pada pemerintah untuk dapat mengupayakan agar mentega yang dikelola oleh masyarakat desa wisata sahan dapat memiliki izin.

"Fokus kami masih pada pengolahan tengkawang karena menurut saya ini belum tuntas. Sertifikat halal sudah ada, namun kendala utama kami saat ini adalah proses izin dari Balai POM," ujarnya.

Ia menjelaskan, proses buah tengkawang diolah menjadi butter (mentega) mulanya diambil bijinya kemudian dijemur dan ditumbuk. Biji tengkawang nantinya akan melewati tahap pemerasan hingga mengeluarkan ekstrak minyak.

Minyak dari biji tengkawang akan cepat membeku di suhu dingin, jadi dapat langsung dipakai sebagai pengganti minyak goreng ataupun butter.

"Mentega dari tengkawang ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti menggoreng hingga membuat kue. Rasanya bahkan diklaim lebih gurih dari pada mentega pada umumnya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalimantan Barat (Kalbar) Windy Prihastari berkomitmen memperjuangkan izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk produk minyak dan mentega Tengkawang Desa Wisata Sahan Kabupaten Bengkayang.

"Produk minyak dan mentega tengkawang Desa Wisata Sahan sangat memiliki potensi untuk terus dikembangkan. Apalagi saat ini produk minyak dan mentega tengkawang sudah memiliki sertifikasi halal. Sehingga pihaknya mendorong izin edar BPOM untuk memperluas pemasaran," katanya.

Dia menuturkan, akan berupaya mendorong proses perizinan dari BPOM untuk minyak dan margarin tengkawang ini.

"Sertifikat halal tadi disampaikan sudah ada dan tentunya ini bagian pengembangan industri kreatif yang ada di Kalbar," kata dia.

Saat berkunjung di desa Wisata Sahan beberapa waktu lalu, dia juga tidak hanya melihat alat-alat produksi pengolahan margarin dan minyak dari buah tengkawang, tetapi juga mencicipi pizza yang dibuat menggunakan mentega tengkawang, hasil kreasi ibu-ibu setempat.

Dia mengatakan, Desa Sahan sebagai salah satu kawasan perbatasan memiliki potensi besar dalam bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama dengan pemanfaatan hasil alam seperti buah tengkawang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

41 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.