Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Kasus Serupa Terulang Lagi, KPPPA dan Polisi Koordinasi Tangani Kasus Keluarga Bunuh Diri di Tangsel

📅 Selasa, 17 Des 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Kasus Serupa Terulang Lagi, KPPPA dan Polisi Koordinasi Tangani Kasus Keluarga Bunuh Diri di Tangsel Doc: ANTARA/Anita Permata Dewi
Ket. Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KemenPPPA Ratna Susianawati.

Jakarta - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) berkoordinasi dengan kepolisian dalam penanganan kasus tewasnya tiga orang yang diduga karena bunuh diri di Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, Tangerang Selatan (Tangsel).

"Kami mendalami peristiwa ini, apa yang menjadi faktor penyebabnya. Kami koordinasi dengan kepolisian bagaimana penyelidikan awal, apakah ini terkait dengan indikasi judol (judi online)," kata Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA Ratna Susianawati di Jakarta, Senin.

Kementerian PPPA berkoordinasi dengan Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) setempat melakukan penjangkauan untuk pemenuhan hak-hak korban.

"Berkomunikasi dengan UPTD PPA untuk melakukan langkah-langkah koordinasi, pendampingan, mengasesmen kebutuhan korban," kata Ratna Susianawati.

Pihaknya menyatakan keprihatinan mendalam atas terjadinya kasus ini, yang korbannya adalah keluarga, termasuk perempuan dan anak.

"Sekarang ini banyak sekali terjadi kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan berbagai faktor penyebabnya," kata Ratna Susianawati.

Sebelumnya, tiga orang dalam satu keluarga di Kampung Poncol RT 5/2, Kelurahan Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, ditemukan meninggal dunia, yang diduga bunuh diri pada Minggu (15/12).

Dari satu keluarga, yang diduga melakukan bunuh diri itu terdiri dari suami berinisial AF (31), istri berinisial YL (28), dan anak inisial AAH (3).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.