Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Whoosh Diminati Pemudik karena Lebih Cepat Sampai

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 16:42 WIB | Oleh:
Whoosh Diminati Pemudik karena Lebih Cepat Sampai Doc: AFP

JAKARTA - Warga yang hendak pulang ke kampung halaman, terutama di Bandung dan sekitarnya, lebih memilih menggunakan kereta cepat Whoosh karena dinilai memiliki waktu tempuh yang lebih cepat dibanding moda transportasi lainnya.

"Setiap tahun kami memilih untuk menggunakan Whoosh karena lebih cepat sampai. Praktis dan menghemat waktu," kata Ari Nugraha yang tinggal di Ujung Berung Bandung saat ditemui ANTARA di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta, Selasa (25/3).

Ari menjelaskan selain dapat menghemat waktu, ia lebih cepat sampai di rumahnya yang berlokasi di Ujung Berung, Bandung.

"Hanya 15 menit dari Stasiun Tegalluar. Cukup dekat," kata Ari yang juga mengikutsertakan keluarganya.

Lebih lanjut Ari mengaku senang dengan kebijakan pemerintah yang memajukan libur sekolah dan penerapan Work From Anywhere(WFA) bagi ASN. "Bagus. Dengan adanya kebijakan itu, mudik saya bisa lebih awal," ucapnya.

Pemudik lainnya, Nana Yuliana, juga memilih menggunakan Whoosh karena durasi perjalanan yang lebih cepat.

1742894559_5c085cbbad787c1ec237.jpeg

Penumpang menunggu di Stasiun Kereta Cepat Halim Jakarta, Selasa (25/3). (ANTARA/Asri Mayang Sari)

"Lebih cepat dan turunnya tidak terlalu jauh. Cimahi lumayan dekat dari stasiun Padalarang," katanya.

Senada dengan Ari, Nana juga menyambut baik kedua kebijakan pemerintah tersebut yang bertujuan untuk mencegah penumpukan penumpang selama arus mudik Lebaran tahun ini.

"Anak sekolah libur lebih cepat, sehingga jalanan lebih lenggang. Berpengaruh sekali terhadap traffic," kata warga Tigaraksa tersebut.

Nana mengaku lebih sering menggunakan transportasi Whoosh untuk mengunjungi keluarganya di Bandung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.