Empat Alasan Minyak Zaitun Menyehatkan Tubuh
📅 Senin, 09 Des 2024, 23:00 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Pexels/Pixabay
Baik saat menghias sup atau membumbui salad, minyak zaitun adalah salah satu bahan yang membuat semuanya terasa lezat. Minyak ini juga sempurna untuk menggoreng, selama menggunakan minyak zaitun berkualitas tinggi untuk memasak.
Namun, minyak zaitun lebih dari sekadar bumbu, saus, atau bahan masakan, minyak zaitun juga mengandung nutrisi dan senyawa penting. Faktanya, jika dinikmati dalam jumlah sedang (satu porsi sekitar satu sendok makan minyak), minyak zaitun adalah salah satu bahan utama dari rencana makan sehat yang banyak dipuji seperti diet Mediterania, dan secara umum dianggap sebagai salah satu makanan terbaik untuk umur panjang yang dapat Anda temukan.
Dilansir dari Real Simple berikut beberapa cara minyak zaitun membantu agar tetap sehat.
Kaya Antioksidan
Menambahkan minyak zaitun ke dalam makanan adalah cara yang lezat untuk menambah antioksidan. Menurut Maddie Pasquariello, MS, RDN, minyak zaitun mengandung antioksidan kuat seperti flavonoid, oleuropein, dan hidroksitirosol-yang secara kolektif dikenal sebagai senyawa fenolik.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Antioksidan adalah bagian penting dari sistem pertahanan tubuh, membantu menetralisir radikal bebas dan melindungi sel-sel Anda dari kerusakan,” jelas Pasquariello.
Radikal bebas adalah molekul yang, jika berada dalam kadar tinggi, dapat menyebabkan stres oksidatif, faktor utama dalam perkembangan penyakit kronis seperti kanker dan diabetes tipe 2.2 Mengonsumsi makanan yang kaya akan antioksidan adalah cara cerdas untuk melindungi tubuh dari dampak stres oksidatif.
Mengurangi Peradangan
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena senyawa fenolik dalam minyak zaitun melawan stres oksidatif, senyawa ini juga mengurangi peradangan-karena stres oksidatif dapat menyebabkan peradangan yang signifikan (dan sebaliknya), menurut Pasquariello.
“Minyak zaitun-khususnya minyak zaitun extra-virgin-juga mengandung asam lemak tak jenuh, yang mengurangi (peradangan),” katanya.
Hal ini karena minyak zaitun extra-virgin mengalami proses pengolahan, penyulingan, atau pemurnian yang minimal.
Lemak utama dalam minyak zaitun adalah asam oleat, yang menghambat sitokin (protein yang memicu peradangan dalam tubuh) dan menekan jalur stres yang mengaktifkan senyawa pro-inflamasi.
“Efek anti-inflamasi ini penting untuk kesehatan secara keseluruhan karena peradangan dikaitkan dengan banyak penyakit kronis, seperti diabetes, penyakit jantung, dan obesitas,” kata Kristen Carli, MS, RD.
Mengandung Lemak Sehat
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!