80.000 WNI Jadi Operator Judi Online di Kamboja, Pemerintah Susun Skema Diplomasi
Minggu, 08 Des 2024, 10:53 WIBBATAM - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengatakan, terdapat lebih dari satu juta permintaan pekerja migran Indonesia (PMI) dari ratusan negara.
Menteri Karding mengatakan, ini dapat berpotensi menjadi peluang penerimaan PMI non-prosedural melalui wilayah-wilayah perbatasan seperti Kepulauan Riau (Kepri) yang berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Vietnam, dan kamboja.
Negara tujuan wisata seperti Malaysia dan Singapura sering dijadikan transit PMI yang akan bekerja sebagai operator judi online dan scamming di Kamboja.
âKalau melihat kasus yang di Kamboja, sebenarnya data yang ada itu bukan 70.000, tetapi 80.000 yang rata-rata bekerja di operator judi online dan scamming. (Jumlah) 80.000 ini berangkatnya dari Indonesia memakai visa wisata,â kata Menteri Karding saat konferensi pers di Batam, Kepri, Sabtu (7/12).
Sepanjang tahun 2024 BP3MI Kepri mencatat sebanyak 3.040 PMI non-prosedural berangkat ke Malaysia, 155 di antaranya melalui pelabuhan tikus di Kepri.
Kementerian P2Mi akan menyusun skema diplomasi untuk menyelesaikan kasus PMI non-prosedural di Kamboja.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
290 Ribu Lowongan Kerja Luar Negeri Masih Terbuka, Menteri P2MI: Peluang Harus Diisi Pekerja Terampil
-
Kurangi Bahan Bakar Fosil, Asean Gandeng Kanada Genjot Energi Terbarukan
-
Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Sekolah di Kotim Hentikan Pembelajaran Tatap Muka.
-
Kalbar Siapkan Temajuk Jadi Gerbang Wisata Perbatasan yang Mendunia
-
Prakiraan BMKG Cuaca Sebagian Sumatera Utara Hujan Ringan-sedang Senin Esok
-
500 Musisi Meriahkan Bandung Kota Angklung Festival 2026
-
Dua Pencuri Raket Padel di Tamansari Terekam CCTV
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.