Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Filipina Ajukan Protes Diplomatik terhadap Tiongkok atas Insiden di LTS

📅 Jumat, 06 Des 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Filipina Ajukan Protes Diplomatik terhadap Tiongkok atas Insiden di LTS Doc: DND.GOV.PH/Shella Sonogan
Ket. Menlu Filipina, Enrique A Manalo (tengah), bersama Dubes Jepang untuk Filipina, Endo Kazuya (kiri), dengan disaksikan Menhan Gilberto C Teodoro Jr, memperlihatkan dokumen program Bantuan Keamanan Resmi (OSA) dari pemerintah Jepang di Pasay City

MANILA - Kementerian Luar Negeri Filipina pada Kamis (5/12) mengatakan bahwa pihaknya telah mengajukan protes diplomatik terhadap Tiongkok atas insiden maritim pada 4 Desember lalu di sebuah beting yang disengketakan di Laut Tiongkok Selatan (LTS).

Pada rabu (4/12) lalu, Tiongkok dan Filipina saling tuduh atas konfrontasi maritim di sekitar Scarborough Shoal yang jadi titik pertikaian terbaru dalam perselisihan teritorial yang telah berlangsung lama dan semakin memanas.

“(Protes diplomatik) itu adalah yang ke-60 yang diajukan Manila terhadap Tiongkok tahun ini, dan yang ke-193 sejak Presiden Ferdinand Marcos Jr menjabat pada tahun 2022,” ungkap Kementerian Luar Negeri Filipina.

Pada Rabu, Manila mengatakan Penjaga Pantai Tiongkok telah menembakkan meriam air dan menyenggol kapal pemerintah di dekat Scarborough Shoal yang disengketakan.

Pada hari yang sama, kapal Tiongkok lainnya dilaporkan telah dengan sengaja menabrak kapal milik Departemen Perikanan Filipina di dekat Sabina Shoal di Kepulauan Spratly.

Menteri Luar Negeri Filipina, Enrique Manalo, mengatakan Filipina telah mengajukan protes diplomatik atas kedua insiden tersebut.

“Sangat jelas, maksud saya kami berada dalam (wilayah) hak hukum kami,” kata Menlu Manalo kepada wartawan setelah penandatanganan perjanjian bantuan keamanan dengan Jepang.

“Kami tidak mengerti mengapa Tiongkok kembali mengulangi tindakan ini, yang jelas-jelas melanggar hukum,” imbuh dia.

Saat ini Beijing mengklaim hampir seluruh LTS, termasuk Scarborough Shoal yang telah membuat marah negara-negara tetangga yang mempermasalahkan beberapa batas yang menurut mereka memotong zona ekonomi eksklusif mereka.

Tiongkok menolak putusan tahun 2016 oleh Pengadilan Tetap Arbitrase di Den Haag, Belanda, yang menyatakan bahwa klaim ekspansif Beijing tidak memiliki dasar hukum internasional.

Bantuan Jepang

Sementara itu pada saat yang sama dilaporkan bahwa Jepang telah memberikan bantuan dana bagi Filipina senilai 1,6 miliar yen (10,6 juta dollar AS) yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan angkatan lautnya, sehari setelah Manila mengatakan Penjaga Pantai Tiongkok telah melecehkan kapal-kapal pemerintahnya.

Dana tersebut yang merupakan bagian dari program bantuan keamanan regional Jepang, akan menyediakan lebih banyak perahu karet, sistem radar pantai, dan sistem identifikasi otomatis kepada Angkatan Laut Filipina, kata kedua belah pihak.

“Paket bantuan tersebut akan berkontribusi dalam menjaga dan memperkuat keamanan regional dan meningkatkan keamanan jalur laut vital,” kata Kedutaan Besar Jepang setelah pertemuan antara Dubes Kazuya Endo dan Menlu Manalo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.