Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menunggu Nasib Sekolah Pondok Domba Kolong Angke

📅 Sabtu, 30 Nov 2024, 03:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menunggu Nasib Sekolah Pondok Domba Kolong Angke Doc: ANTARA
Ket. Penampakan sekolah nonformal yang sangat membantu anak-anak kolong Tol Angke.

PEMERINTAH Provinsi Jakarta member tenggat 1 Desember agar kolong tol angke bersih. Artinya, tak lagi boleh ada aktivitas dan penduduk di tempat tersebut. Sebagian besar warga sudah dievakuasi. Lalu bagaimana nasib Sekolah Pondok Domba Kolong Angke yang ada di tempat itu.

Suku Dinas Pendidikan (Sudindik) Jakarta Barat menyatakan, penentuan tempat pendidikan 64 siswa Sekolah Pondok Domba Kolong Tol Angke, Jelambar Baru, Grogol Petamburan masih menunggu pemetaan relokasi oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Jakarta.

Kepala Seksi SMP dan SMA Sudindik Jakarta Barat II Juwarto menyebut bahwa penentuan tempat pendidikan atau sekolah murid-murid tersebut mesti disesuaikan dengan tujuan relokasi warga. “Karena kami tak mungkin penempatannya di rusun A, alamatnya di A, terus kami tempatkan di sekolah B, tak mungkin. Nanti bukannya makin sederhana, tambah rumit,” kata Juwarto, Jumat.

Adapun 64 murid tersebut dari data terbaru yang diterima Sudindik Jakarta Barat, usai mendata terkait relokasi warga kolong tol Angke ke sejumlah rumah susun Jakarta. “Data ini masih berkembang. Kami belum bisa menyampaikan tiap anak dan asal sekolah,” ucap Juwarto.

Menurut Juwarto, Sekolah Pondok Domba merupakan lembaga nonformal yang belum memiliki izin. Dengan demikian perlu pendataan terhadap tiap-tiap siswa yang sudah memiliki nomor induk siswa nasional (NISN) dan yang belum.

“Jadi, kalau murid sekolah di Pondok Domba, nanti kami lihat NISN-nya. Kalau memang dia sudah memiliki NISN, berarti kami bisa relokasi atau kemudian ke sekolah negeri atau kemudian bisa juga ke Sanggar Kegiatan Belajar,” tambah Juwarto.

Sementara itu, murid yang belum memiliki NISN masih akan dibicarakan kebijakan yang akan diterapkan. Meskipun demikian, Juwarto memastikan anak-anak yang bersekolah di Pondok Domba tetap akan mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak.

“Prinsipnya,  kami akan memfasilitasi semua anak usia sekolah. Mereka harus tetap bersekolah,” tandas Juwarto. Sebelumnya, Pemkot Jakbar melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) setempat melakukan verifikasi data kependudukan dari 550 lebih warga kolong Tol Angke, Jelambar Baru, Grogol Petamburan.

“Berkenaan dengan warga kolong tol Angke, kami  bertugas melakukan verifikasi administrasi kependudukan warga kolong tol sesuai dengan dokumen,” kata Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Barat Gentina Arifin saat dihubungi di Jakarta pada Senin (25/11).

Verifikasi tersebut dilakukan menyusul relokasi warga kolong Tol Angke menuju sejumlah rumah susu sederhana sewa (rusunawa) di wilayah Jakarta. Gentina mengatakan bahwa verifikasi kependudukan khususnya dilakukan dengan mendata warga dengan Kartu Tanda Penduduk Jakarta, warga ber-KTP luar Jakarta, serta warga yang belum memiliki Nomor Induk Keluarga. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.