Kabar Gembira yang Sudah Lama Ditunggu, Putra-putri Papua Dapat Alokasi Khusus Beasiswa Patriot

Sabtu, 30 Nov 2024, 00:40 WIB

Jakarta - Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman Suryanegara menuturkan bahwa anak-anak muda asal Papua disiapkan alokasi khusus dalam seleksi Beasiswa Patriot yang rencananya dimulai tahun 2025 bersamaan dengan Beasiswa LPDP.

Ia mengatakan di Jakarta, Jumat, bahwa persyaratan penting bagi para anak muda yang ingin mengikuti program beasiswa tersebut adalah memiliki karakter berani dan rela berkorban demi negara seperti patriot.

Ket. Foto: Foto arsip - Mentrans Iftitah Sulaiman Suryanegara (kiri) berdiskusi dengan Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto (kanan) mengenai pelaksanaan Beasiswa Patriot di Jakarta, Kamis (28/11/2024). — Sumber: ANTARA/HO-Kementerian Transmigrasi

“Khusus untuk Papua, nanti kami akan memberikan alokasi khusus, sehingga kami berharap mereka bisa membangun kawasan transmigrasi di Papua dengan kekuatan mereka sendiri,” ucapnya.

Program Beasiswa Patriot merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Transmigrasi (Kementrans) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang rencananya diluncurkan tahun depan sebagai bagian dari program Transmigrasi Patriot.

Nantinya, pihaknya memfasilitasi dan membangun kawasan-kawasan transmigrasi untuk kemudian dikembangkan oleh para putra-putri daerah Papua.

“Kemarin kami baru pulang dari (kunjungan di) Papua, (ternyata) hal itu juga yang mereka butuhkan, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan,” kata Iftitah Sulaiman Suryanegara.

Ia menuturkan bahwa syarat utama untuk menjadi peserta beasiswa tersebut tidak hanya nilai yang baik dan kemampuan berbahasa Inggris yang cukup, tapi juga semangat untuk menjadi motor penggerak kemajuan daerah transmigrasi.

Hal tersebut agar pembangunan di kawasan transmigrasi dapat terus berjalan secara berkelanjutan dengan senantiasa memperhatikan kelestarian lingkungan.

"Karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan, seringkali para transmigran dianggap sebagai perusak lingkungan. Tentu hal ini tidak kita inginkan bersama karena pembangunan harus berkelanjutan dan menjaga lingkungan. Salah satu solusi dari persoalan ini adalah dengan membangun kapasitas para transmigran, termasuk para calon transmigran," ujar Iftitah.

Untuk mendukung program transmigrasi tersebut, ia mengatakan bahwa pihaknya tidak akan bergantung pada dana APBN.

Pihaknya akan berupaya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk LPDP, maupun mencari investor yang sesuai untuk mengembangkan program transmigrasi berbasis science, technology, engineering, dan mathematics (STEM) tersebut.

Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik program Beasiswa Patriot dan Transmigrasi Patriot karena sesuai dengan visi dan misi lembaga tersebut untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul.

Ia mengatakan bahwa demi mempercepat pelaksanaan program Transmigrasi Patriot, pihaknya berencana untuk menawarkan para alumni LPDP untuk berpartisipasi dalam program tersebut.

"Program ini memberikan kesempatan pada alumni yang ingin mengabdikan diri kepada Indonesia dan membangun daerah -daerah transmigrasi. Untuk dampak yang lebih cepat, kami akan bekerjasama dengan Kementerian Transmigrasi Untuk menawarkan pada para alumni untuk mengabdikan diri di dalam program transmigrasi," tuturnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

PLN Corner Hadir di Festival Musik Lapanada 2026, Kenalkan Beragam Layanan PLN.

Dorong Produktivitas Warga, PLN Mulai Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Pedalaman Rote Ndao

Maulid Nabi, Brimob Polda Sumut Bagikan Bantuan Pangan untuk Dhuafa dan Anak Yatim di Medan Tembung

Kinerja Keuangan BTN Juli 2026: Laba Bersih Merekah Rp2,51 Triliun berkat Efisiensi Bebas Bunga

AI Makin Canggih, Bukti Video dan Foto di Pengadilan Kini Jadi Sorotan

Polisi Berhasil Menangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Lestarikan Tradisi, Pemprov Babel Jadikan Nganggung sebagai Wisata Budaya

Dorong Kunjungan Wisata, Pasaman Barat Bina Pokdarwis untuk Beri Pelayanan Terbaik ke Wisatawan

Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Terhenti di Laga Pembukanya

Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi

Kepala Bapanas: 80-90% Beras Fortifikasi di Ritel Diduga Palsu

Permintaan Pasar Nusantara Stabil, Harga Ternak Sapi di Gorontalo Utara Tetap Tinggi

Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Siapkan 3 Ton Beras Cadangan Bencana

Berikut Daftar Harga Emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian yang Serempak Naik pada Selasa Ini

CORE Tegaskan: Beras Jangan Diekspor Dulu, Rakyat Harus Jadi Prioritas!

Utang Proyek Whoosh Dapat Penjaminan SMV, Risiko Proyek Makin Dekat ke APBN?

Tiga Biang Kerok Mengintai Pangan Dunia

Tiongkok-Indonesia Jalin Kerja Sama AI dan Maritim, Teknologi Jadi Senjata Baru!

Asia Pacific Coatings Show 2026 Dibuka Besok di JIExpo Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.