Lestarikan Tradisi, Pemprov Babel Jadikan Nganggung sebagai Wisata Budaya

Selasa, 25 Agu 2026, 13:12 WIB

PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel) menjadikan tradisi "Nganggung" sebagai wisata budaya, guna meningkatkan pembangunan pariwisata untuk mendorong pertumbuhan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Kita terus melestarikan tradisi nenek moyang untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata," kata Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Pemprov Kepulauan Babel Agus Suryadi mewakili Gubernur Hidayat Arsani saat menghadiri Festival Nganggung 1.000 Dulang, di Kelurahan Tua Tunu Pangkalpinang, Selasa (25/8).

Ket. Foto: Festival Nganggung 1.000 Dulang, di Kelurahan Tua Tunu Pangkalpinang, Selasa (25/8). — Sumber: antara foto

Ia mengatakan Festival Nganggung 1.000 Dulang di Kelurahan Tua Tunu Kota Pangkalpinang dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini bukan sekadar pelestarian budaya, melainkan cerminan jati diri masyarakat di Provinsi Kepulauan Babel yang menjunjung tinggi nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, silahturahmi dan rasa syukur kepada Allah SWT.

"Tradisi membawa dulang dan menikmati hidangan bersama telah diwariskan oleh para leluhur sebagai simbol persatuan tanpa membedakan status sosial, usia dan latar belakang masyarakat," katanya.

Dia menyatakan tradisi Nganggung ini bukan sekadar menghadirkan 1.000 dulang tetapi sebagai bentuk kebersamaan masyarakat, dengan setiap rumah membawa dulang berisikan beraneka makanan dan buah-buahan untuk disajikan dan dimakan bersama-sama di masjid.

"Tradisi ini membawa pesan bahwa kita tidak bisa melakukan sebuah pekerjaan secara sendiri-sendiri tetapi dilakukan secara bersama-sama di tengah keberagaman masyarakat," katanya.

Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Pangkalpinang, tokoh agama, tokoh masyarakat yang telah menggelar Festival Nganggung 1.000 Dulang untuk melestarikan kebudayaan agar tetap dikenal oleh generasi muda di daerah ini.

"Festival Nanggung ini tidak hanya sebagai identitas budaya tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan sektor pariwisata. Tradisi yang dikemas secara menarik tentunya akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung dan berwisata ke Bumi Serumpun Sebalai ini," katanya pula.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Kemenaker Apresiasi Program Gampang Kerja Pemkot Tangerang

Dinkes Tangerang Dorong Penguatan Dukungan ASI Eksklusif untuk Ibu Bekerja

AS Beri Sanksi Ekonomi ke Iran dengan Targetkan Lima Sektor

Kasus Yogi ‘Starlink’ di Mentawai, Menkomdigi Pilih Jalur Pembinaan Ketimbang Pidana

Disperpusip Lebak Sebut Perpustakaan Keliling Tumbuhkan Minat Baca Warga

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Parimo Percepat Normalisasi Sungai

Produk UMKM Banyumas Raya Dilirik Buyer Afrika hingga AS, Peluang Ekspor Makin Terbuka

PLN Corner Hadir di Festival Musik Lapanada 2026, Kenalkan Beragam Layanan PLN.

Dorong Produktivitas Warga, PLN Mulai Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Pedalaman Rote Ndao

Maulid Nabi, Brimob Polda Sumut Bagikan Bantuan Pangan untuk Dhuafa dan Anak Yatim di Medan Tembung

Kinerja Keuangan BTN Juli 2026: Laba Bersih Merekah Rp2,51 Triliun berkat Efisiensi Bebas Bunga

AI Makin Canggih, Bukti Video dan Foto di Pengadilan Kini Jadi Sorotan

Polisi Berhasil Menangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Lestarikan Tradisi, Pemprov Babel Jadikan Nganggung sebagai Wisata Budaya

Dorong Kunjungan Wisata, Pasaman Barat Bina Pokdarwis untuk Beri Pelayanan Terbaik ke Wisatawan

Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Terhenti di Laga Pembukanya

Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi

Kepala Bapanas: 80-90% Beras Fortifikasi di Ritel Diduga Palsu

Permintaan Pasar Nusantara Stabil, Harga Ternak Sapi di Gorontalo Utara Tetap Tinggi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.