- Home
-
- Megapolitan
-
- “Urban Farming” Panen ...
“Urban Farming” Panen Serentak 70 Lokasi
Jumat, 29 Nov 2024, 03:15 WIBJAKARTA â Dalam rangka memperkuat berbagai kebutuhan dasar dapur rumah tangga. Pemerintah terus menggencarkan memanfaatkan lahan sempit untuk ditanami. Hasilnya, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Pusat melakukan panen hasil pertanian perkotaan (urban farming) serentak sekitar 70 lokasi.
âGerakan pertanian yang memanfaatkan keterbatasan lahan ini dapat membantu ketahanan pangan di Jakarta Pusat,â kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Chaidir, Kamis. Chaidir menyebutkan, panen serentak ini dilakukan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Administrasi Jakarta Pusat dan seluruh pihak terkait.
Dia sangat mengapresiasi semua yang telah mendukung program ini. Ada pemerintah, Kepala Suku Dinas Pertanian (KPKP), penyuluh, kader Pokja 3, Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), kelurahan dan masyarakat.
Menurut Chaidir, kegiatan panen hasil pertanian serentak harus tetap dilaksanakan sebagai bukti keberhasilan sektor pertanian. Panen kali ini meliputi tanaman konsumsi seperti bawang, pakcoy, selada, cabai, terong dan ikan nila. âSyukurlah panen serentak kali ini berhasil mendapat 65-70 kilogrambrambang,â kata Chaidir.
Chaidir berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mengurangi angka inflasi di tengah masyarakat sekaligus mempersiapkan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru. Adapun panen serentak kali ini juga dilakukan pengumuman pemenang lomba hasil panen terbaik dan pot kreasi terbaik. Juaranya adalah Kecamatan Johar Baru, RPTRA Krida Serdang, dan Kelurahan Kwitang.
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Pusat, Penty Yunesi Pudyastuti mengatakan, bersama tim PKK sudah menanam lebih dari 10 kilogram siung brambang di 70 titik Kamis (12/9). Dia juga sudah menanam lebih dari 10 kilogram siung brambang menggunakan galon.
âKita mendaur ulang agar bisa memakai wadah yang bisa digunakan kembali. Ada 20 galon. Setiap galon diisi tiga siung brambang dari Brebes,â katanya. Penty berharap, lahan pekarangan yang terbatas tetap bisa dioptimalkan untuk tanaman produktif seperti cabai, kangkung, bawang, jeruk limo, jeruk nipis dan terong. âIni akan bermanfaat untuk konsumsi keluarga,â tandas Penty. Ant/G-1
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Panen Manfaat Ganda: Urban Farming dan Pengelolaan Sampah Tingkatkan Ekonomi dan Atasi Krisis Iklim
-
Presiden Trump Terima Undangan Xi Jinping untuk Berkunjung ke Beijing pada April
-
Pemerintah Jepang akan Jual Stok Beras Langsung ke Pengecer
-
Pemkot Cirebon Diminta segera Susun Perda terkait Program Lingkungan Hidup
-
Pemkot Jaktim Sasar Pertanian Perkotaan Jadi "Edufarm"
-
Menteri Ketenagakerjaan Masih Mengkaji Pembentukan dan Eksekusi Satgas PHK
-
Wali Kota Makassar Mengatakan 6.000 RT Jadi Ujung Tombak Program Urban Farming
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.