Pemerintah Jepang akan Jual Stok Beras Langsung ke Pengecer

Selasa, 27 Mei 2025, 02:20 WIB

TOKYO - Kementerian Pertanian Jepang mengatakan akan mulai menjual stok beras pemerintah langsung ke pengecer, agar beras tersebut dapat sampai ke konsumen dengan harga lebih rendah. Rencana ini diterapkan menyusul serangkaian lelang kompetitif yang gagal menurunkan lonjakan harga makanan pokok tersebut.

Pejabat di kementerian mengatakan stok beras pemerintah sekarang akan dilepaskan melalui kontrak tanpa tender dengan pengecer besar, termasuk platform niaga-el yang dapat menangani beras dalam jumlah besar.

Ket. Foto: Seorang pria berjalan di antara tumpukan stok beras pemerintah yang disimpan di sebuah gudang di Prefektur Saitama, Jepang, pada pertengahan Februari lalu. Pada Senin (26/5), pemerintah Jepang menyatakan akan menjual 300.000 ton stok beras dari tahun 2021 — Sumber: AFP/JIJI Press

“Sebanyak 300.000 ton stok beras dari tahun 2021 dan 2022 akan dijual. Harganya akan ditetapkan sekitar setengah dari harga rata-rata penawaran pemenang dari lelang terakhir. Itu artinya, pengecer akan membayar 963 yen (sekitar 6,7 dollar AS) untuk sekarung beras seberat 5 kilogram. Dengan memasukkan biaya distribusi, harga eceran sebelum pajak kemungkinan sekitar 2.000 yen (sekitar 14 dollar AS),” lapor kantor berita NHK, Senin (26/5).

Kementerian Pertanian Jepang mulai menerima permintaan dari pengecer pada Senin dan mengatakan stok beras tersebut dapat tersedia di toko paling cepat pada awal Juni.

“Tidak diragukan lagi, prioritas utama Kementerian Pertanian adalah menstabilkan harga beras. Kita menghadapi tantangan mendesak untuk menyediakan beras murah dan lezat kepada konsumen secepat mungkin agar konsumen tidak menjauh dari makanan pokok tersebut. Ini adalah tanggung jawab kita,” ucap Menteri Pertanian Jepang, Shinjiro Koizumi. SB/NHK/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.