Tawarkan Saham Mulai Rp 1.650, MR. D.I.Y. Bakal Melantai di Bursa
Selasa, 26 Nov 2024, 00:09 WIBJAKARTA - PT. Daya Intiguna Yasa, Tbk. atau brand MR. D.I.Y., peritel perlengkapan rumah tangga berencana menggelar Initial Public Oering (IPO), sebagai langkah strategis mempercepat ekspansi dan memperkokoh posisi sebagai pemimpin di industri ritel berbasis non-grocery.
Langkah ini merupakan tonggak sejarah penting dalam perjalanan MR. D.I.Y. sejak memasuki pasar Indonesia pada 2017. âKami memiliki visi untuk terus memperluas jangkauan agar dapat melayani lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia, menghadirkan produk berkualitas dengan nilai terbaik yang terjangkau untuk semua kalangan,â ujar Edwin Cheah, Presiden Direktur PT. Daya Intiguna Yasa, Senin (25/11).

MR. D.I.Y. berencana melepas saham ke publik melalui IPO sebesar 2.519.039.400 saham atau setara 10% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO. Saham akan ditawarkan dengan rentang harga Rp 1.650 hingga Rp 1.870 per saham. Penawaran awal atau bookbuilding dimulai pada 25 November sampai 3 Desember 2024.
Rencananya, MR. D.I.Y. akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis, 19 Desember dengan kode saham MDIY. MR. D.I.Y. menunjuk PT. CIMB Niaga Sekuritas dan PT. Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Melalui IPO ini, MR. D.I.Y. berpotensi meraih dana hingga Rp4,71 triliun.
Jumlah ini terdiri dari Rp471,06 miliar dari penawaran saham baru, dan Rp4,24 triliun dari penawaran saham pemegang saham penjual. Perusahaan akan mengalokasikan dana yang diperoleh dari IPO untuk beberapa keperluan. Sekitar 60% akan digunakan untuk pembayaran pokok utang, 30% dialokasikan untuk biaya pembukaan toko-toko baru di wilayah Jabodetabek, Jawa, Sumatera, Sulawesi, Kalimantan, Nusa Tenggara, Papua, dan Kepulauan Maluku. Sedangkan sisa sekitar 10% akan digunakan sebagai modal kerja operasional. Dengan lebih dari 800 toko yang tersebar di seluruh Indonesia, MR. D.I.Y. telah menjadi destinasi utama untuk kebutuhan rumah tangga di berbagai wilayah secara merata. Pertumbuhan pesat ini tidak hanya mencerminkan kekuatan model bisnis perusahaan, tetapi juga keberhasilan strategi ekspansi yang agresif. âDalam lima tahun pertama (2017-2022), kami berhasil membuka 400 toko. Namun, dalam dua tahun terakhir saja (2022-2024), kami telah menambah sekitar 400 toko lagi. Ini membuktikan kemampuan kami untuk terus mempercepat pertumbuhan dan menjangkau lebih banyak pelanggan di berbagai daerah," kata dia.

Sebagai tambahan informasi, per 30 Juni 2024, perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp3,2 triliun dan laba bersih sebesar Rp534 miliar, dengan posisi arus kas yang kuat sebesar Rp361 miliar. "Segmen ritel non-grocery diperkirakan tumbuh dengan CAGR sebesar 8% pada periode 2023-2028, didorong oleh pertumbuhan ekonomi Indonesia yang positif, populasi yang besar dan terus meningkat, urbanisasi yang semakin pesat, serta peningkatan tingkat pendapatan. Kami berada dalam posisi yang kuat untuk memanfaatkan momentum ini," kata Edwin. Dengan tingkat penetrasi pasar sebesar 1,9% pada 2023, MR. D.I.Y. melihat peluang besar untuk terus memperluas pangsa pasar di segmen ritel non-grocery. âIPO ini bukan hanya tentang pertumbuhan bisnis, tetapi juga tentang menciptakan dampak positif bagi masyarakat Indonesia. Dengan langkah ini, kami optimis MR. D.I.Y. akan terus menjadi mitra yang dapat diandalkan bagi pelanggan, masyarakat, dan pemegang saham,â seru Edwin.
- Initial Public Offering (IPO)
- MR. D.I.Y.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
16 Tahun Menjaga Laut Lebanon, LAF Medal Jadi Saksi Pengabdian Terakhir Unsur KRI TNI AL Di UNIFIL
-
Pemkot Makassar: Ramadhan Fair Perkuat Ekosistem UMKM
-
Gubernur Sherly Imbau Transportasi Laut untuk Waspadai Cuaca Buruk
-
Situasi Masih Tegang di Perbatasan Venezuela–Kolombia Usai Penangkapan Maduro
-
Peningkatan penumpang Whoosh saat libur Natal dan Tahun Baru
-
Bukittinggi Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan
-
Bank Jakarta Mau Melantai ke Bursa, Boleh Saja, tapi Selesaikan Dulu Masalah Krusial Internal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.