Emak-emak Harus Waspadai Ini, Psikolog Ingatkan Kecanduan Judi Online Bisa Sebabkan Putus Hubungan Keluarga

Selasa, 26 Nov 2024, 18:30 WIB

Jakarta - Dampak kecanduan judi online tidak hanya terjadi pada psikologis korban, namun, bisa menyebabkan hubungan keluarga putus, kata psikolog klinis.

Psikolog klinis lulusan Universitas Indonesia Ratih Ibrahim saat ditemui di Jakarta, Selasa, mengatakan korban judi online yang berkonsultasi kepadanya sering kali datang karena mendapat tuntutan keluarga akibat utang atau khawatir putus hubungan keluarga.

Ket. Foto: Ilustrasi - Warga melihat iklan judi online melalui gawainya di Jakarta. — Sumber: ANTARA/Aprillio Akbar

"Dari 10 yang datang hanya satu atau dua yang datang sendiri, sisanya dibawa sama keluarganya karena di-ultimatum oleh keluarganya. Kalau nggak ikut terapi (akan) cerai lah, cabut dari kartu keluarga, nggak bertanggung jawab lagi, tanda tangan, notaris, pengadilan, pemutusan hubungan keluarga," kata Ratih.

Dia melihat kecenderungan korban judi online berada pada usia produktif, yaitu sekitar 18-23 tahun dan 40 tahun ke atas. Korban rerata mengeluhkan putus hubungan keluarga dan tidak mendapat dukungan terhadap keputusan yang berhubungan dengan judi online.

Korban judi online juga mendapat tekanan finansial karena selalu dibayangi tagihan utang, yang membuat dia cemas, murung dan bahkan paranoid terhadap orang-orang di sekitarnya.

"Tapi, pada satu sisi, ada rasa excited (senang) untuk melanjutkan judi," kata Ratih, yang juga direktur klinik konsultasi psikologi Personal Growth.

Korban judi online bergelut dengan kondisi psikologis seperti perasaan cemas, takut, depresi, mengurung diri dan merasa tidak berdaya. Dia juga bisa mengalami hubungan sosial yang tidak baik karena curiga penilaian orang terhadap dirinya.

Dalam menyembuhkan adiksi korban judi online, peran keluarga sangat penting agar korban tidak kembali jatuh ke lubang yang sama. Dukungan emosional seperti mendengarkan tanpa menghakimi, memberikan semangat dan memahami masalah mereka dengan empatik dapat membantu pasien merasa diterima dan termotivasi untuk sembuh.

"Jadi, keluarga itu sangat kuat, signifikan, penting perannya untuk membantu untuk sembuh, terutama dukungan emosional bahwa ngerti masalah kamu, berusaha untuk tidak menghakimi karena mengerti, ngasih semangat bisa sembuh, tetapi, di satu sisi juga harus bisa tegas, membatasi, disiplin," kata Ratih.

Keluarga juga bisa memberikan dukungan teknis dengan cara terlibat dalam sesi terapi, mengelola keuangan korban dan mencegah akses keuangan yang bisa digunakan berjudi, tidak lagi membicarakan terkait perjudian, mengajak korban untuk sibuk aktif berkegiatan seperti olahraga atau bercocok tanam.

Proses pemulihan bukan hanya tanggung jawab pasien, tapi, juga memerlukan peran aktif keluarga, komunitas bahkan pemerintah sebagai penegak hukum.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

Pemprov Sumut Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Transformasi Digital

Gelar Bazar Harkop Harnas, Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM ‎

Produk UMKM Lebak Makin Laris! Pemkab Bantu Pasarkan Lewat Bazar

Pacu Daya Saing sebagai Kota Global, Pemprov DKI Dorong Penguatan Ekosistem Musik

12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat

Kapal Korea Selatan Tembus Jalur Arktik, Rute Baru Asia-Eropa Pangkas 7.000 Km

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.