DLH Cianjur Tingkatkan Pengawasan Saluran Air Bebas Sampah

Minggu, 20 Apr 2025, 19:00 WIB

Cianjur - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, meningkatkan pengawasan saluran pembuangan air bebas dari sampah yang dibuang secara sembarangan sehingga menyebabkan banjir di sejumlah jalur protokol di Cianjur dengan melibatkan berbagai kalangan masyarakat.

Kepala DLH Kabupaten Cianjur Komarudin di Cianjur, Minggu, mengatakan akibat sampah yang menumpuk di saluran air di pinggir jalan protokol diduga menjadi penyebab utama terjadinya banjir yang mengenangi sejumlah ruas jalan termasuk jalan nasional Cianjur-Cipanas.

Ket. Foto: Petugas Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membersihkan sampah yang mengendap di saluran air di sepanjang jalur nasional Cianjur-Cipanas yang menjadi penyebab banjir. — Sumber: Antara

"Akibatnya saluran air di pinggir jalan atau drainase tidak berfungsi dengan baik, sejumlah jalan protokol dan jalan nasional tergenang air setinggi 30-60 centimeter," katanya.

Pihaknya menerjunkan puluhan petugas dengan empat truk sampah, guna membersihkan sampah dari dalam saluran air agar tidak mengenangi jalan, sehingga saluran air berfungsi kembali dengan baik.

Masyarakat diseluruh wilayah perkotaan di Cianjur, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran tidak membuang sampah sembarangan terutama ke dalam saluran air dan sungai, karena pihaknya akan mengenakan sanksi bagi pelanggar.

"Kami akan meningkatkan pengawasan melibatkan berbagai kalangan di Cianjur termasuk ketua RT/RW setempat agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah ke saluran air dan sungai karena akan dikenakan sanksi jika tertangkap tangan," katanya.

Bahkan untuk pembersihan saluran air agar tidak menyebabkan banjir, pihaknya secara rutin melakukan kegiatan bersih-bersih secara rutin setiap hari Jumat yang diikuti pegawai di lingkungan Pemkab Cianjur hingga masyarakat umum di seluruh wilayah.

Pihaknya berharap kegiatan tersebut diikuti seluruh lapisan masyarakat guna mengantisipasi berbagai bencana yang dapat disebabkan akibat membuang sampah sembarangan termasuk ke saluran air dan sungai, serta mencegah berkembang biaknya berbagai macam penyakit.

"Kami juga meminta warga tepat waktu membuang sampah ke tempat penampungan sementara, sehingga tidak ada sampah yang menumpuk saat pagi dan saat hujan deras terbawa air ke dalam saluran air yang akhirnya menyebabkan banjir," katanya.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.