Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taipan India Didakwa di AS dalam Kasus Suap Besar-besaran

📅 Kamis, 21 Nov 2024, 20:45 WIB | Oleh:
Taipan India Didakwa di AS dalam Kasus Suap Besar-besaran Doc: Istimewa
Ket. Gautam Adani, ketua Adani Group sebelumnya telah diguncang dalam beberapa tahun terakhir oleh tuduhan penipuan perusahaan.

WASHINGTON - Jaksa Amerika Serikat (AS) pada hari Rabu (20/11), mengungkapkan, industrialis dari India, Gautam Adani, telah didakwa melakukan suap ratusan juta dollar AS dan menyembunyikan pembayaran tersebut dari investor. 

Dengan kerajaan bisnis yang meliputi batu bara, bandara, semen, dan media, ketua Adani Group ini telah diguncang dalam beberapa tahun terakhir oleh tuduhan penipuan perusahaan dan jatuhnya saham.

Dikutip dari Barron, orang dekat Perdana Menteri, Narendra Modi, yang sesama penduduk asli Gujarat ini diduga telah setuju untuk membayar suap lebih dari 250 juta dollar AS kepada pejabat India untuk kontrak pasokan energi surya yang menguntungkan.

Kesepakatan itu diproyeksikan menghasilkan laba lebih dari 2 miliar dollar AS setelah pajak, selama sekitar 20 tahun.

"Tak satu pun dari terdakwa dalam kasus tersebut, termasuk Adani, yang ditahan," kata kantor kejaksaan.

Jaksa mengatakan salah satu tersangka kaki tangan Adani dengan cermat melacak pembayaran suap, menggunakan telepon genggamnya untuk mencatat uang suap yang ditawarkan kepada pejabat.

"Dakwaan ini menuduh adanya skema untuk membayar suap lebih dari 250 juta dollar AS kepada pejabat pemerintah India, berbohong kepada investor dan bank untuk mengumpulkan miliaran dolar, dan menghalangi keadilan," kata Wakil Asisten Jaksa Agung, Lisa Miller.

"Gautam Adani dan tujuh eksekutif bisnis lainnya diduga menyuap pemerintah India untuk membiayai kontrak menguntungkan yang dirancang untuk menguntungkan bisnis mereka, sementara terdakwa lainnya diduga berusaha menyembunyikan konspirasi penyuapan dengan menghalangi penyelidikan pemerintah," kata James Dennehy dari FBI (Federal Bureau of Investigation).

Sebaiknya Anda baca juga:

Menggambarkan dirinya sendiri sebagai seorang introvert, Adani tidak menonjolkan diri dan jarang berbicara kepada media, sering kali mengirim utusan ke acara-acara perusahaan terdepan.

Adani lahir di Ahmedabad, negara bagian Gujarat, dari keluarga kelas menengah tetapi putus sekolah pada usia 16 tahun dan pindah ke ibu kota keuangan Mumbai untuk mencari pekerjaan di perdagangan permata yang menguntungkan di kota itu.

Setelah bekerja sebentar di bisnis plastik milik saudaranya, ia meluncurkan konglomerat keluarga yang menyandang namanya pada tahun 1988 dengan merambah ke perdagangan ekspor.

Terobosan besarnya datang tujuh tahun kemudian dengan kontrak untuk membangun dan mengoperasikan pelabuhan pengiriman komersial di Gujarat.

Ekspansi cepat Adani Group ke bisnis padat modal sebelumnya telah menimbulkan kekhawatiran. Anak perusahaan Fitch dan peneliti pasar CreditSights memperingatkan pada tahun 2022 bahwa perusahaan itu sangat kelebihan leverage.

Pada tahun 2023, sebuah laporan mengejutkan dari firma investasi AS Hindenburg Research mengklaim konglomerat itu telah terlibat dalam "skema manipulasi saham dan penipuan akuntansi yang terang-terangan selama beberapa dekade."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.