Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

SKF Luncurkan Produk Bearing Efisien dan Berkelanjutan

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 19:56 WIB | Oleh:
SKF Luncurkan Produk Bearing Efisien dan Berkelanjutan Doc: istimewa
Ket. Suasana peluncuran produk bantalan poros keramik hibrida dan bantalan poros magnet (hybrid ceramic bearing and magnetic bearing) dari SKF di Gedung BPSDMI (PIDI 4.0), Kementerian Perindustrian, Jakarta pada hari Selasa (12/11).

JAKARTA – Perusahaan penyedia solusi bantalan poros (bearing) SKF mengumumkan akan terus mengembangkan solusi-solusi industri, dan mendukung hasil yang berkelanjutan bagi segmen industri-industri penting. Selain itu Perusahaan ini juga meluncurkan teknologi canggih terbaru guna meningkatkan kinerja konsumen di sektor industri pada ajang ISEA Tech & Innovation.

Peluncuran teknologi canggih terbaru berlangsung melalui Live Video Global Streaming “SKF ISEA Tech & Innovation” yang berlangsung serentak di India, Australia, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam pada hari Selasa (12/11). Di Indonesia acara berlangsung di Gedung BPSDMI (PIDI 4.0), Kementerian Perindustrian, Jakarta.

“Komitmen SKF terhadap inovasi didasarkan pada pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan kami yang kian berkembang,” kata Country Managing Director SKF Industrial Indonesia Satheswaran Mayachandran, pada kesempatan tersebut.

Ia menerangkan, aara SKF ISEA Tech & Innovation Summit ini dimaksudkan untuk memperkuat kolaborasi SKF bersama BPSDMI Kementerian Perindustrian. Pada acara Perusahaan ini menghadirkan solusi-solusi rintisan yang memungkinkan industri di Indonesia meraih standar lebih tinggi dalam hal kinerja dan keberlanjutan.

“Kemajuan terbaru kami merupakan langkah selanjutnya guna mendukung pelanggan kami dalam perjalanan mereka menuju masa depan yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Mayachandran.

Acara SKF ISEA Tech & Innovation Summit merupakan bagian dari kolaborasi SKF dengan BPSDMI Kementerian Perindustrian. Peserta dari segmen industri-industri penting mengikuti acara ini, yang memamerkan berbagai penawaran teknologi terbaru SKF, yaitu bantalan poros keramik hibrida dan bantalan poros magnet (hybrid ceramic bearing and magnetic bearing).

Menurut Mayachandran, peluncuran produk tersebut merupakan perwujudan komitmen kuat SKF untuk menciptakan manfaat dengan menjawab berbagai tantangan di dunia nyata.  Perusahaan ini berkonsentrasi untuk memberdayakan kalangan industri melalui berbagai Solusi.

“Solusi yang SKF tawarkan berguna dalam meningkatkan efisiensi, mendorong penghematan energi, dan sejalan dengan priorita keberlanjutan, mulai dari sektor makanan dan minuman hingga industri berat seperti pertambangan dan logam,” ungkapnya.

Kepala BPSDMI, Kementerian Perindustrian, Masrokhan mengatakan ia sangat senang dapat bermitra dengan SKF sebuah perusahaan yang saat ini sebagai pemimpin global dalam teknologi bantalan poros. Kemitraan ini memungkinkan kalangan industri menemukan solusi yang dirancang khusus dan merasakan bagaimana SKF memelopori masa depan yang lebih cerdas dan bersih dengan lebih sedikit hambatan,’

“Kami yakin solusi-solusi tersebut mampu memberdayakan kalangan industri untuk mencapai kinerja optimal, transformasi digital, dan tujuan berkelanjutan mereka,” ucapnya.

Jajaran produk terbaru SKF mencerminkan pergeseran menuju teknologi cerdas dan berkelanjutan, dirancang khusus untuk aplikasi industri yang paling dibutuhkan. Misalnya, bantalan poros magnet yang dirancang untuk aplikasi berkecepatan tinggi, getaran rendah, dan beroperasi tanpa kontak fisik menghilangkan kebutuhan terhadap pelumasan dan sangat mengurangi friksi.

“Inovasi ini memungkinkan pengoperasian hemat energi dengan penempatan poros aktif dan manajemen getaran, ideal untuk kalangan industri yang mencari solusi hemat biaya pada keseluruhan siklus produk,” jelas Mayachandran.

Sementara itu, bantalan poros keramik hibrida dibuat dengan cincin baja dan elemen rol silikon nitrida, menawarkan isolasi dan ketahanan listrik dalam lingkungan berkecepatan tinggi. Produk ini sangat sesuai bagi kalangan industri yang menghadapi tantangan elektrifikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Lebanon Babak Belur, 18 Per...
Megapolitan
Pemprov: Pada HUT Jakarta 2...
Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

Kemenpar: Indonesia Raih Peringkat Kedua Destinasi Ramah Muslim Dunia

21 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.