Napoli dan Inter Berebut ke Puncak
📅 Sabtu, 09 Nov 2024, 06:58 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: afp/ Isabella BONOTTO
MILAN – Dua tim teratas Serie A, Napoli dan Inter Milan, yang memenangkan gelar dalam dua musim terakhir, hanya terpisah satu poin setelah putaran pertandingan terakhir. Keduanya bertemu akhir pekan ini untuk memperebutkan posisi teratas klasemen.
Inter berhasil memperkecil jarak dengan pemuncak klasemen usai kemenangan 1-0 atas Venezia hari Minggu lalu. Kemenangan diraih Inter setelah Napoli mengalami kekalahan mengejutkan 3-0 di kandang dari Atalanta. Pertemuan Inter dengan Napoli menjanjikan ketegangan tinggi di San Siro, Minggu (10/11). Tim dengan serangan terbaik kedua akan berhadapan dengan pertahanan terbaik kedua di Serie A.
Kekalahan akhir pekan lalu menjadi pukulan berat bagi pelatih Napoli, Antonio Conte. Hasil itu merupakan kedua kalinya dalam karirnya Conte mengalami kekalahan dengan selisih tiga gol dalam laga kandang Serie A. Kekalahan pertama terjadi tahun 2009 saat tim Atalanta asuhannya dikalahkan Juventus 5-2.
Atalanta, yang kini naik ke posisi ketiga, menempel ketat dua tim teratas dengan 22 poin. Dia hanya tertinggal tiga poin dari Napoli setelah mengalahkan klub asal Naples itu untuk kemenangan kelima beruntun di liga.
Hari Minggu, tim juara bertahan Liga Europa itu akan menjamu Udinese, yang berada di posisi kedelapan setelah mengalami dua kekalahan beruntun melawan Venezia dan Juventus. Tim tamu kalah dalam tiga dari empat pertandingan liga terakhir setelah sempat menduduki posisi puncak bulan September.
Sebaiknya Anda baca juga:
Atalanta asuhan Gian Piero Gasperini kembali berada dalam persaingan gelar. Meski demikian Gasperini tetap berhati-hati terhadap peluang mereka meraih Scudetto. “Masih ada 27 pertandingan lagi, dan jika Anda melihat Atalanta sebagai calon juara Scudetto, saya menghargai pendapat Anda,” ujarnya.
Juventus, yang berada di peringkat keenam, berharap bisa meraih kemenangan beruntun di Serie A. Dia akan menjamu Torino, yang berada di posisi 10, dalam derby lokal hari Sabtu. Juventus diunggulkan karena performa Torino menurun. Torino mengalami enam kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir.
Juventus, yang tak terkalahkan dalam 35 dari 36 derby terakhir melawan Torino di Serie A, juga tak terkalahkan dalam 11 pertandingan. Prestasi terakhir kali diraih di musim 2020-2021.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rentetan tak terkalahkan Juventus di liga kini mencapai 19 pertandingan. Ini menjadikannya tim dengan rekor tak terkalahkan terpanjang di lima liga top Eropa. Dia belum merasakan kekalahan sejak awal April lalu. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!