Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Berpotensi Jadi Pemasok Bahan Baku Kosmetik

📅 Rabu, 06 Nov 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Berpotensi Jadi Pemasok Bahan Baku Kosmetik Doc: ANTARA/HO-Kemenperin
Ket. Plt Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Reni Yanita.

Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan Indonesia berpotensi menjadi negara pemasok utama bahan baku kosmetik dunia mengingat saat ini tercatat 30.000 jenis tanaman berkhasiat yang bisa diolah menjadi produk kecantikan.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT) Kemenperin Reni Yanita di Jakarta, Selasa, menyatakan potensi tersebut turut dikukuhkan melalui pertumbuhan industri kosmetik nasional yang semakin menjanjikan.

Pihaknya mencatat jumlah seluruh pelaku usaha industri kosmetik meningkat 43,11 persen dalam tiga tahun terakhir, dari 726 pelaku usaha pada 2020 menjadi 1,039 pelaku usaha pada 2023.

"Kami bertekad untuk semakin memacu pertumbuhan industri kosmetik sekaligus juga meningkatkan daya saing dan keberlanjutan industrinya,” kata dia.

Ia mengemukakan industri kosmetik yang termasuk dalam kelompok Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 20 kimia, berada dalam fase ekspansi selama 21 bulan beruntun.

Berdasarkan capaian Indeks Kepercayaan Industri (IKI), kinerja industri ini juga memiliki andil besar terhadap performa IKI pada Oktober 2024 yang berada di fase ekspansi dengan angka 52,75 poin.

"Pencapaian tersebut menandakan juga bahwa pandangan pelaku industri terhadap kondisi iklim usaha Indonesia selama enam bulan ke depan tercatat masih optimis,” ujarnya.

Dengan memanfaatkan potensi yang ada, kata dia, Indonesia bisa memperoleh banyak keuntungan dari penjualan di sektor tersebut, karena pendapatan dari industri kosmetik natural secara global diperkirakan tumbuh dengan rata-rata 6,85 persen hingga tahun 2028.

Pendapatan nasional dari industri kosmetik natural diperkirakan tumbuh dengan rata-rata 5,9 persen pada periode yang sama

Selain itu, ia mengatakan, peluang lain yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha kecantikan adalah pada kosmetik halal, mengingat Indonesia merupakan negara mayoritas penduduk Muslim, sehingga para pelaku industri bisa mendayagunakan pasar domestik yang menjanjikan.

Data Indonesia Halal Economic Report 2021/2022 menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara dengan konsumen halal terbesar kedua dengan nilai pasar 4,19 miliar dolar AS pada 2022.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

28 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.