Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korea Utara Tolak Kritik Sekjen PBB atas Peluncuran Rudal Balistik

📅 Minggu, 03 Nov 2024, 08:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korea Utara Tolak Kritik Sekjen PBB atas Peluncuran Rudal Balistik Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) Korea Utara bertujuan menunjukkan “kemauan untuk melawan” dari Pyongyang terhadap para rivalnya, kata pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Kamis (31/10/2024).

ANKARA - Korea Utara pada hari Sabtu (2/11), "menolak" kritik Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres atas peluncuran rudal balistik antarbenua Pyongyang baru-baru ini.

Kim Yo Jong, pejabat senior dan saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, memberikan sebuah pernyataan yang disiarkan kantor berita resmi Korut, KCNA.

"Saya menyatakan ketidakpuasan saya yang kuat dan dengan tegas menolak sikap tidak adil dan penuh prasangka sekretaris jenderal PBB yang mempermasalahkan pelaksanaan hak Republik Rakyat Demokratik Korea (DPRK) yang adil untuk membela diri," katanya.

Guterres, Kamis (31/10) mengutuk keras peluncuran rudal balistik jarak jauh Korea Utara, dengan mengatakan bahwa aktivitas rudal Pyongyang yang berulang itu merupakan "pelanggaran yang jelas" terhadap resolusi Dewan Keamanan.

"Dia (Guterres) secara konsisten menyerukan de-eskalasi, implementasi penuh resolusi Dewan Keamanan yang relevan, lingkungan yang kondusif untuk dialog, dan dimulainya kembali perundingan," kata seorang juru bicara PBB.

Menanggapi kecaman tersebut, Kim mengatakan Sekjen PBB "tidak boleh kehilangan netralitas dalam memenuhi tugas pentingnya."

"DPRK tidak akan pernah menoleransi segala upaya mengancam lingkungan keamanan negara," katanya menambahkan.

Kementerian Luar Negeri Korut juga mengecam Amerika Serikat dan negara-negara lain karena menggelarpertemuan Dewan Keamanan PBB pekan depan untuk membahas peluncuran rudal balistik Pyongyangtersebut.

"Kami akan lebih meningkatkan upaya praktis untuk menahan ancaman militer dari pasukan musuh dan menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan," katanya.

Rezim Korut, Jumat (1/11), menyatakan bahwa pihaknya telah menembakkan "versi pamungkas" dari rudal balistik antarbenua (ICBM), Hwasongpho-19.

Sebagai tanggapan, Seoul menjatuhkan sanksi kepada empat entitas Korut dan 11 orang, termasuk seorang diplomat yang berbasis di China, Choe Chol-min, atas perannya dalam pengadaan komponen rudal balistik dan barang-barang lain yang memiliki fungsi ganda.

Pada hari yang sama, Korea Selatan dan AS juga mengadakan pelatihan serangan pesawat nirawak bersama untuk pertama kalinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.