Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Uni Eropa: Banjir Dahsyat di Spanyol Harus Jadi Peringatan

📅 Jumat, 01 Nov 2024, 15:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uni Eropa: Banjir Dahsyat di Spanyol Harus Jadi Peringatan Doc: AP/Manu Fernandez
Ket. Seorang pria berdiri di antara mobil-mobil yang terendam banjir di Valencia, Spanyol, Kamis, 31 Oktober 2024.

CALI - Pejabat Uni Eropa pada hari Kamis (31/10) menyebut banjir yang dahsyat di Spanyol sebagai pengingat akan efek merugikan dari kerusakan alam yang dilakukan manusia, dan mendesak para delegasi pada konferensi keanekaragaman hayati PBB di Kolombia untuk "bertindak".

Utusan Komisi Eropa Florika Fink-Hooijer mengatakan "bencana" di wilayah Valencia,Spanyol,awal minggu ini menyoroti hubungan antara hilangnya keanekaragaman hayati dan perubahan iklim yang disebabkan manusia.

Kekeringan dan banjir yang semakin parah menyebabkan hilangnya spesies tanaman seperti pepohonan -- yang berfungsi sebagai benteng terhadap beberapa efek terburuk pemanasan global.

"Jika kita bertindak terhadap keanekaragaman hayati, setidaknya kita dapat meredam sebagian dampak iklim," kata Fink-Hooijer pada konferensi pers di kota Cali, tuan rumah Konferensi Para Pihak ke-16 (COP16) Konvensi Keanekaragaman Hayati PBB.

"Pada COP ini kita benar-benar memiliki kesempatan untuk bertindak," kata Fink-Hooijer yang juga direktur jenderal Komisi Eropa untuk lingkungan hidup.

Kendala Pendanaan

KTT yang dimulai pada tanggal 21 Oktober, bertugas untuk menilai, dan meningkatkan, kemajuan rencana perlindungan alam dan pendanaan untuk mencapai 23 target PBB yang disepakati pada tahun 2022 untuk menghentikan perusakan spesies.

Ini merupakan tindak lanjut dari Kerangka Kerja Keanekaragaman Hayati Global Kunming-Montreal yang disepakati di Kanada dua tahun lalu, di mana diputuskan bahwa $200 miliar per tahun harus disediakan untuk program keanekaragaman hayati pada tahun 2030.

Ini harus mencakup $20 miliar per tahun yang disalurkan dari negara-negara kaya ke negara-negara miskin dalam upaya mencapai target, yang mencakup menempatkan 30 persen daratan dan lautan Bumi dalam perlindungan pada tahun 2030.

Pembicaraan di Cali, yang akan berakhir pada hari Jumat, masih tersendat terutama pada soal pendanaan, bahkan saat penelitian baru menunjukkan lebih dari seperempat spesies hewan dan tumbuhan menghadapi risiko kepunahan.

Negara-negara berkembang telah meminta lebih banyak uang.

Mereka juga menginginkan dana baru di bawah naungan konvensi keanekaragaman hayati PBB, di mana semua pihak -- kaya dan miskin -- akan memiliki perwakilan dalam pengambilan keputusan.

Negara-negara kaya bersikeras bahwa mereka berada di jalur yang tepat untuk memenuhi target pendanaan mereka. Sebagian besar menentang dana baru.

Perdebatan lainnya tentang cara terbaik untuk membagi keuntungan dari data genetik yang diurutkan secara digital yang diambil dari hewan dan tumbuhan dengan komunitas tempat data tersebut berasal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

55 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.