Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Turki Serang Militan di Suriah dan Irak sebagai Balasan Aksi Teror di Pabrik Jet Tempur Siluman Ankara

📅 Jumat, 25 Okt 2024, 01:02 WIB | Oleh:
Turki Serang Militan di Suriah dan Irak sebagai Balasan Aksi Teror di Pabrik Jet Tempur Siluman Ankara Doc: Istimewa
Ket. Kementerian Pertahanan Turki mengatakan, lebih dari 30 target dihancurkan dalam serangan udara itu.

ISTANBUL - Turki pada Kamis (24/10) melancarkan serangan udara terhadap target-target kelompok militan Kurdi di Suriah dan Irak setelah menyalahkan Partai Pekerja Kurdistan atau Kurdistan Workers' party (PKK) atas serangan mematikan di kantor pusat perusahaan kedirgantaraan nasional Turki pada hari Rabu yang menewaskan lima orang.

Dilansir The Guardian, Organisasi Intelijen Nasional Turki mengatakan telah menargetkan sejumlah "lokasi strategis" yang digunakan oleh PKK, atau oleh milisi Kurdi Suriah yang berafiliasi dengan militan, Anadolu Agency melaporkan.

Belum ada pernyataan langsung dari PKK mengenai serangan tersebut atau serangan udara Turki.

"Sasarannya termasuk fasilitas militer, intelijen, energi, infrastruktur, dan depot amunisi," kata laporan itu.

Seorang pejabat keamanan mengatakan pesawat nirawak bersenjata digunakan dalam serangan hari Kamis.

Pasukan Demokratik Suriah atau Syrian Democratic Forces (SDF) yang dipimpin Kurdi mengatakan pada hari Kamis bahwa serangan udara Turki menewaskan 12 warga sipil di timur laut Suriah.

"Selama beberapa jam terakhir, gelombang baru serangan (Turki) di Suriah utara dan timur menewaskan 12 warga sipil, termasuk dua anak-anak, dan melukai 25 lainnya," kata pernyataan dari SDF, kelompok yang didukung Amerika Serikat.

"Selain wilayah berpenduduk, pesawat tempur dan UAV (pesawat tanpa awak) Turki menargetkan toko roti, pembangkit listrik, fasilitas minyak, dan pos pemeriksaan Pasukan Keamanan Dalam Negeri (Kurdi)," imbuh pernyataan tersebut, yang juga melaporkan penembakan oleh Turki.

Pada hari Rabu, angkatan udara Turki melakukan serangan terhadap target serupa di Suriah utara dan Irak utara , beberapa jam setelah pejabat pemerintah Turki menyalahkan PKK atas serangan mematikan di markas besar perusahaan kedirgantaraan dan pertahanan Tusa? di dekat Ankara.

"Lebih dari 30 target dihancurkan dalam serangan udara," kata kementerian pertahanan Turki.

Serangan terhadap Tusa? terjadi ketika dua penyerang, seorang pria dan seorang wanita, tiba di kantor pusat firma tersebut dengan taksi yang mereka sita setelah membunuh pengemudinya, menurut laporan.

Bersenjatakan senapan serbu, pasangan itu meledakkan bahan peledak dan melepaskan tembakan, menewaskan empat orang di perusahaan itu, termasuk seorang anggota personel keamanan dan seorang insinyur mekanik.

Tim keamanan dikirim segera setelah serangan dimulai sekitar pukul 3.30 sore waktu setempat, kata menteri dalam negeri. Kedua penyerang itu juga tewas dan lebih dari 20 orang terluka dalam serangan itu.

Tusa? merancang, memproduksi, dan merakit pesawat sipil dan militer, kendaraan udara tak berawak (UAV), dan sistem industri pertahanan dan ruang angkasa lainnya. Sistem pertahanannya telah dianggap sebagai kunci bagi Turki untuk mendapatkan keunggulan dalam perangnya melawan militan Kurdi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Bulog Bandung Jamin Stok Be...
Megapolitan
Pemerintah Kota Bogor Buka ...
Ekonomi
YLKI Desak Pemerintah Turun...

Menhub dan Gubernur Jakarta Resmikan Stasiun JIS

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Megapolitan
Menhub dan Gubernur Jakarta...

Raisa Tampil di KBS, Penonton Korea Terpesona

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Rona
Raisa Tampil di KBS, Penont...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 8
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.