Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KPU Sasar Pasar-pasar Tradisional

📅 Jumat, 18 Okt 2024, 01:10 WIB | Oleh:
KPU Sasar Pasar-pasar Tradisional Doc: ANTARA/Muhammad Ramdan
Ket. Arsip foto - Petugas KPU Jakarta Pusat menyosialisasikan Pilkada DKI Jakarta kepada warga di Pasar Palmerah, Tanah Abang, Jakarta, Rabu (9/10).

JAKARTA - Meski kampanye telah berlangsung dan pelaksanaan pemungutan suara tinggal bulan depan, Komisi Pemilihan Umum Jakarta Pusat masih terus melakukan sosialisasi Pilkada Jakarta 2024. Kali ini KPU menyasar pasar-pasar tradisional.

"Kali ini kami sosialisasi pilkada ke pasar-pasar tradisional karena biasanya ramai pengunjung," kata Ketua KPU Jakarta Pusat, Efniadiansyah, Kamis. Efni menyebutkan, sosialisasi pasar tradisional ini dilakukan pagi hari saat pengunjung ramai berbelanja.

Bentuk sosialisasinya dengan menyebarluaskan brosur ke setiap pedagang dan pembeli. Brosur berisi tahapan penyelenggaraan Pilkada Jakarta 2024. "Kita juga lihat waktunya, terutama pagi karena pengunjung pasar tradisional lebih banyak," tambah Efni.

Dengan sosialisasi ini diharapkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 bisa meningkat. Selain itu, KPU juga mengingatkan masyarakat agar tetap di Jakarta saat pencoblosan untuk menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November mendatang, meskipun libur nasional.

"Jangan sampai karena libur, lalu keluar kota, tidak mencoblos," tandasnya. KPU sosialisasi di delapan pasar Jakarta Pusat. Kedelapannya adalah Pasar Paseban (Senen), Pasar Rawa Kerbo (Cempaka Putih), Pasar Atom (Pasar Baru) dan Pasar Nangka (Kemayoran).

Lalu Pasar Petojo (Gambir), Pasar Gondangdia (Menteng), Pasar Johar (Johar Baru) dan Pasar Palmerah (Tanah Abang). Pasar tersebut dipilih melihat letak geografis yang mewakili setiap kecamatan. Kemudian, banyak warga yang berbelanja. Di sisi lain, KPU juga tetap menggencarkan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Ini untuk menyasar pemilih pemula. "Kami juga sosialisasi ke organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, dan perkumpulan disabilitas.

Sosialisasi ini semakin digencarkan mengingat Daftar Pemilih Tetap sudah ditetapkan. Begitu pula dengan pasangan calon gubernur dan wakil gubernurnya.

Sementara itu, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali mengingatkan agar pasangan calon gubernur dan wakil tidak melibatkan anak-anak dalam kampanye. "Membawa anak untuk kampanye adalah pelanggaran. Maka, kami ingatkan," tutur Ketua Bawaslu Jakarta Utara, Johan Bahdi Putra.

Saat ini pasangan calon ke Jakarta Utara hanya kampanye dari pintu ke pintu. Meski, ada anak-anak di lokasi tersebut, tidak termasuk pelanggaran. "Belum ada kampanye akbar di Jakarta Utara. Para calon masih door to door sehingga hanya keluar masuk permukiman yang memang banyak anak-anak berkeliaran," jelasnya.

Johan memastikan panitia pengawas memberikan informasi secara jelas kepada pasangan calon maupun tim pemenangan. Mereka diberitahu yang boleh dan dilarang dilakukan selama kampanye.

"Pasangan calon juga memberitahu kepada Bawaslu sehari sebelum kampanye. Kami lalu menurunkan pengawas di lokasi kampanye," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.