Malam Ini, Puncak Fenomena Hunter's Moon Bisa Disaksikan di Kepri
Kamis, 17 Okt 2024, 14:42 WIBBATAM -Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas I Hang Nadim Batam menyebut puncak fenomena Hunter Moon atau bulan purnama pada bulan Oktober terjadi malam ini, dapat disaksikan di wilayah Kepulauan Riau selama cuaca tidak berawan dan hujan.
"Selama (wilayah Kepri) tidak berawan tebal dan hujan maka bisa disaksikan," kata Prakirawan Nizam Mawardi dikonfirmasi di Batam, Kepri, Kamis (17/10).
Nizam menjelaskan fenomena ini bisa dilihat selama 3 hari, dari tanggal 16, 17 dan 18 Oktober. Hari ini menjadi puncaknya bulan purnama Oktober.
Dia menyebut fenomena ini paling bagus dilihat setelah bulan terbit, karena paling besar setelah terbit.
Bulan sudah terbit dari pukul 17.39 WIB dan terbenam pada 05.03 WIB.
"Paling bagus sesaat setelah terbit, karena terlihat paling besar sesaat setelah terbit," katanya.
Menurut dia, menyaksikan fenomena Hunter Moon dapat disaksikan di arah timur yang menjadi arah terbitnya bulan.
"Terbitnya di arah timur, bisa dicari lokasi arah timur yang luas pandangannya," kata Nizam.
Meski tidak berpotensi menimbulkan dampak bahaya, fenomenaHunter Moonperlu diwaspadai masyarakat di kawasan pesisir karena sewaktu terjadi bulan purnama, ketinggian pasang surut laut akan naik.
Kenaikan ini, lanjut dia, gelombang pasang sekitar 0,5 meter dari rata-ratanya.
"Untuk wilayah pesisir harap waspada terhadap kenaikan gelombang pasang tersebut, terutama dari hari ini hingga tanggal 19 Oktober," ujarnya.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Satpol PP Bawa Pemuda Minta Uang Bermodus Habis Bensin ke Panti Sosial
-
Kemenkes Kirim Logistik Kesehatan Respons Kebakaran TPA Jatiwaringin
-
Perkuat Ekosistem Mode Nasional, BTN Dorong Pertumbuhan Sektor Kreatif Lewat IFW 2026
-
Sembunyikan 2,1 Kg Ganja di Dalam Guci Air, DPO Narkoba Ini Tak Berkutik Digerebek Polisi!
-
Terkuak Skandal Kebocoran dalam Soal Ujian Beberapa Waktu Lalu, Akhirnya Mendiknas Mundur Mendadak
-
Kanselir Friedrich Merz Rombak Kabinet Jerman Usai Skandal Jens Spahn
-
IQAir: Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia Pagi Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.