Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kebijakan Tarif untuk Lindungi Pertanian Nasional Jadi Kunci Swasembada Pangan

📅 Kamis, 17 Okt 2024, 00:04 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Konsentrasi kekuasaan dan kekayaan pada elite yang sempit mengakibatkan ketidakadilan dalam distribusi sumber daya, regulasi yang berpihak pada segelintir pelaku usaha besar, serta kurangnya dorongan untuk inovasi dan teknologi," tegas Badiul.

Dia menjelaskan bahwa ada dominasi oligarki dalam kebijakan ekonomi termasuk pada sektor industri dan pertanian. "Seharusnya dominasi ini didorong untuk meningkatkan daya saing global, namun justru sebaliknya sering terhambat oleh regulasi yang dirancang guna melindungi kepentingan oligarki, bukan produktivitas nasional," tandas Badiul.

Selain itu, monopoli sumber daya dan investasi strategis membatasi kesempatan para pelaku usaha baru/ pelaku usaha kecil. Akibatnya, daya saing industri dan sektor pertanian terganggu, karena pelaku utama dalam sektor-sektor ini sulit berkembang tanpa akses yang adil terhadap modal dan teknologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.