Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiga Pencuri Besi Rel Kereta Api di Bandung Barat Ditangkap Polda Jabar

📅 Selasa, 15 Okt 2024, 17:15 WIB | Oleh:
Tiga Pencuri Besi Rel Kereta Api di Bandung Barat Ditangkap Polda Jabar Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast saat ungkap kasus pencurian rel kereta api di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Selasa (15/10).

BANDUNG - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menangkap tiga orang pelaku pencurian besi cadangan rel kereta api yang disimpan di pinggiran rel untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta api apabila ada hambatan di Desa Rendeu, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan aksi pencurian besi rel dilakukan tiga orang pelaku menggunakan alat las dengan memotong besi rel menjadi 35 batang dengan panjang masing-masing 2,8 meter.

"Keseluruhan berat besi rel yang dicuri 5,2 ton. PT KAI mengalami kerugian Rp 513 juta," kata Jules di Bandung, Selasa.

Jules mengungkapkan, setelah besi-besi rel itu dipotong, lalu diangkut ke sebuah truk yang berada di jalan raya dan telah disiapkan sebelumnya. Mereka membawa besi rel tersebut yang akan dijual ke Bekasi.

Dia mengatakan tim Resmob Polda Jawa Barat mendapati informasi pencurian tersebut pada Jumat (11/10) dan melakukan cek lokasi. Namun, pelaku sudah tidak ada dan besi-besi rel cadangan telah dibawa kabur.

"Dilakukan pengejaran, penyelidikan di daerah Karawang di Jalan Baru ditemukan truk muatan besi rel cadangan kereta api diduga hasil pencurian dan diakui para tersangka sehingga tersangka dibawa diamankan ke kantor Ditreskrimum Polda Jabar," kata dia.

Lebih lanjut, dia mengatakan telah mengamankan truk bermuatan besi rel cadangan, alat las, tabung elpiji dan dua tabung oksigen serta 35 batang besi rel cadangan kereta api.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat pasal 363 ayat satu dan dua KUHPidana dengan ancaman hukuman sembilan tahun penjara.

"Ketiga pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak tujuh kali sejak September," kata Jules.

Sementara itu, Manajer Humas PT KAI Daop 2 Bandung Ayep Hanapi mengatakan sepanjang tahun 2024 telah terjadi dua kali tindak pidana pencurian rel bekas cadangan.

Peristiwa pertama di petak jalan warung bandrek-Cibatu dan pelaku berhasil ditangkap. Sedangkan satu lainnya di Kabupaten Bandung Barat.

"Kami berkolaborasi dengan polda mencegah kejadian berulang, mudah-mudahan setelah ditangkap pelaku jera," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Kepala Bapanas: Stok Beras ...

Jakarta Terima Hadiah Ultah Mencapai Rp22,2 Triliun

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Terima Hadiah Ultah...
Ekonomi
Asik, Sambut Libur Sekolah ...
Megapolitan
Warga Gagalkan Aksi Dua Pen...

Kerukunan dan Kebebasan Beribadah Patut Disyukuri

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kerukunan dan Kebebasan Ber...

Siswa Bermasalah Tak Layak Menerima Bantuan Biaya Sekolah

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Siswa Bermasalah Tak Layak ...

Haree Gini Masih Buang Sampah Sembarangan…Bakal Masuk Bui

56 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Haree Gini Masih Buang Samp...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.