Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PUPR: Embung Serbaguna Pulau Laut Beroperasi Bantu Masyarakat

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 15:47 WIB | Oleh:
PUPR: Embung Serbaguna Pulau Laut Beroperasi Bantu Masyarakat Doc: ANTARA/HO-Humas Kementerian PUPR
Ket. Foto udara. Embung Serbaguna Pulau Laut di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Jakarta -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan bahwa Embung Serbaguna Pulau Laut, Kabupaten Natuna, telah beroperasi untuk membantu masyarakat dalam penyediaan air baku.

"Peran embung sangat penting bagi warga Kabupaten Natuna. Ada EmbungSerbaguna Pulau Laut yang tak hanya memenuhi kebutuhan air baku rumah tangga, serta kebutuhan air para nelayan dan kapal yang singgah," kata Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV Daniel dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) Kementerian PUPR terus membangun embung penampung air hujan, salah satunya di Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Embung Serbaguna Pulau Laut merupakan satu dari 22 embung yang dibangun oleh Ditjen SDA melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera IV di Kepulauan Riau.

"Kami mengelola delapan embung di Kabupaten Natuna, tiga di antaranya berkapasitas besar, tetapi pemanfaatannya belum optimal," ujar Daniel.

Dia menyebutkan, embung yang berada di Kabupaten Natuna memiliki kapasitas 115 liter/detik, setara 41,78 persen kapasitas yang telah terbangun. Jika semua kapasitas dimanfaatkan, kebutuhan air pada tahun 2024 sebesar 142 liter/detik bisa terpenuhi hingga 80,98 persen.

Daniel mengatakan peran embung sangat penting bagi warga Kabupaten Natuna salah satunya embung Serbaguna Pulau Laut yang tak hanya memenuhi kebutuhan air baku rumah tangga serta kebutuhan air para nelayan dan kapal yang singgah.

Selain itu, ada Embung Serasan yang dibangun untuk memenuhi pasokan air baku warga hunian tetap (huntap) yang terdampak bencana longsor pada tahun 2023 lalu.

BWS Sumatera IV juga menangani 117 daerah aliran sungai (DAS) di lima kabupaten dan dua kota dengan luas wilayah 451 km². Luas daratan yang ditangani hanya 1,9 persen dan sisanya merupakan wilayah perairan. Di wilayah ini, ada 2.408 pulau, di mana hampir 2.000 tak berpenghuni.

"Tantangan kami adalah DAS yang relatif pendek sehingga sulit mendapatkan sumber air baku karena tak ada sungai besar, jadi hanya bisa mengandalkan air hujan saja," tutur Daniel.

Guna meningkatkan pasokan air baku di Batam, Bintan, dan Karimun, BWS Sumatera IV merencanakan pembangunan estuari dam di Tanjung Pinang dan Teluk Bintan. Perkiraannya, dua infrastruktur ini bisa memenuhi 80 persen kebutuhan air di wilayah tersebut.

Beberapa estuari sudah dalam perencanaan. Daniel berharap keberadaan infrastruktur tersebut bisa menjadi sumber alokasi air baku.

"Peluang ini juga memungkinkan dilakukan di Kabupaten Anambas untuk mendukung kebutuhan air dari kapal internasional yang sering berlayar di perairan tersebut," katanya.

Matrani, tokoh agama setempat mengatakan, air dari embung tersebut dimanfaatkan untuk peribadatan di tiga masjid dan dua surau.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.