Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Pemkab Probolinggo untuk Wujudkan Kemandirian Pangan

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 18:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Pemkab Probolinggo untuk Wujudkan Kemandirian Pangan Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolingg
Ket. Arsip Foto - Pemanfaatan lahan menjadi pekarangan pangan lestari di Probolinggo, Jawa Timur, untuk wujudkan kemandirian pangan.

Probolinggo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo, Jawa Timur, berusaha mewujudkan kemandirian pangan melalui program Pekarangan Pangan Lestari (P2L), sehingga berharap peran serta secara aktif dari masyarakat.

"Program itu bertujuan untuk mendorong keluarga, agar dapat memenuhi kebutuhan pangan mereka sendiri dengan memanfaatkan sumber daya yang ada di sekitar," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo Yahyadi dalam keterangan tertulis yang diterima di kabupaten setempat, Minggu.

Saat ini, kata dia lagi, Kabupaten Probolinggo mengalami surplus pangan khususnya beras, tetapi kemandirian pangan secara menyeluruh masih menjadi tantangan karena surplus pangan tidak sama dengan kemandirian pangan, terutama ketika masih ada ketergantungan pada impor komoditas seperti kedelai.

"Surplus pangan khusus untuk beras memang ada, tetapi untuk menyebut mandiri pangan, itu masih jauh. Contohnya, kedelai kita masih mengandalkan impor, sehingga harus realistis bahwa kemandirian pangan masih perlu diperjuangkan," ujarnya pula.

Untuk mendukung upaya itu, kata dia lagi, Dinas Pertanian bersinergi dengan Dinas Ketahanan Pangan meluncurkan program Pekarangan Pangan Lestari yang mengajak masyarakat untuk aktif berpartisipasi, seperti memelihara ikan, menanam sayur atau memelihara ayam.

"Kami telah melakukan berbagai edukasi agar masyarakat memahami pentingnya kemandirian pangan. Misalnya, mereka bisa mengambil ikan dari sungai terdekat, menanam sayur di pekarangan atau memelihara ayam untuk mendapatkan telur," katanya.

Salah satu contoh sukses dari inisiatif P2L dapat dilihat di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, yakni masyarakat di sana telah mengimplementasikan program Imago, yang berfokus pada pengelolaan limbah organik.

"Berkat program itu, sampah di lingkungan Desa Banjarsari telah diolah, sehingga tidak lagi mencemari area tersebut, melainkan dimanfaatkan sebagai pakan bagi ayam," ujarnya.

Dengan berbagai program dan inisiatif tersebut, Yahyadi berharap dapat membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kemandirian pangan dan melalui partisipasi aktif dari masyarakat diharapkan kebutuhan pangan lokal dapat terpenuhi secara berkelanjutan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada impor.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.