Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Efek Samping Makan Pepaya yang Harus Diwaspadai

📅 Sabtu, 12 Okt 2024, 10:00 WIB | Oleh:
Efek Samping Makan Pepaya yang Harus Diwaspadai Doc: Istimewa

Mengonsumsi buah-buahan salah satunya pepaya memang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan tubuh. Terlebih, pepaya umumnya dianggap sebagai buah yang sehat karena kandungan nutrisinya yang kaya dan berbagai manfaat kesehatannya.

Namun ada potensi efek samping yang terkait dengan konsumsinya, terutama pada keadaan tertentu atau untuk orang-orang dengan sensitivitas tertentu. Dilansir dari Only My Health, berikut adalah beberapa efek samping potensial dari makan pepaya.

Reaksi Alergi

Menurut American College of Allergy Asthma and Immunology, beberapa orang mungkin alergi terhadap pepaya, terutama mereka yang alergi terhadap lateks. Sindrom lateks-buah adalah reaksi silang antara protein lateks dan buah-buahan tertentu, termasuk pepaya. Reaksi alergi terhadap pepaya dapat berkisar dari gejala ringan seperti gatal-gatal dan gatal-gatal hingga reaksi parah seperti anafilaksis.

Masalah Pencernaan

Pepaya mengandung enzim seperti papain dan chymopapain, yang dapat membantu pencernaan ketika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Namun, konsumsi pepaya atau bijinya secara berlebihan dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti diare, kram perut, atau sakit perut, terutama pada individu yang sensitif.

Mengencerkan Darah

Pepaya mengandung vitamin K yang berperan dalam pembekuan darah. Meskipun vitamin K sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, orang yang mengonsumsi obat pengencer darah seperti warfarin harus berhati-hati dalam mengonsumsi pepaya dalam jumlah besar, karena dapat mengganggu keefektifan pengobatan.

Peningkatan Risiko Keguguran

Pepaya mentah mengandung papain tingkat tinggi, yang secara tradisional digunakan untuk menginduksi persalinan. Oleh karena itu, wanita hamil sering disarankan untuk menghindari konsumsi pepaya mentah dalam jumlah besar untuk mengurangi risiko keguguran atau persalinan prematur.

Gangguan pada Metabolisme Obat

Pepaya mengandung senyawa seperti papain yang dapat mempengaruhi metabolisme obat dengan menghambat enzim tertentu di hati. Hal ini berpotensi mengganggu efektivitas obat-obatan tertentu. Individu yang sedang mengonsumsi obat harus berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum mengonsumsi pepaya atau suplemen pepaya dalam jumlah besar.

Iritasi Kulit

Pepaya mengandung enzim yang disebut papain, yang kadang-kadang digunakan dalam produk perawatan kulit untuk sifat pengelupasan kulit. Namun, beberapa orang mungkin mengalami iritasi kulit atau reaksi alergi ketika produk perawatan kulit berbahan dasar pepaya dioleskan ke kulit.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.