Rawan Koreksi Lanjutan
📅 Jumat, 11 Okt 2024, 07:00 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih rawan koreksi lanjutan jelang akhir pekan ini. Pelaku pasar menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) yang bisa menjadi petunjuk baru bagi arah kebijakan suku bunga acuan bank sentral setempat (The Fed).
Head of Customer Literacy and Education PT Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat pasar masih cenderung menantikan rilis data inflasi AS dan terlihat dari penjualan mobil dan motor yang tumbuh melambat di September 2024. Karenanya, dia memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (11/10), bergerak mixed cenderung melemah terbatas dengan support 7.435 dan resistance 7.550.
Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/10) sore, ditutup melemah dipimpin saham-saham sektor teknologi. IHSG ditutup melemah 21,20 poin atau 0,28 persen ke posisi 7.480,08, sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 2,36 poin atau 0,25 persen ke posisi 928,76.
"Bursa regional Asia menguat sejalan dengan tren penguatan bursa Amerika Serikat (AS) yang di topang hasil risalah The Fed," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Dalam risalah tersebut menunjukkan dukungan para pembuat kebijakan untuk melanjutkan pemangkasan suku bunga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!